KEDIRI, JP Radar Kediri – Kelompok 39 KKN Tematik Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri sukses menyulap base farm Kelompok Wanita Tani (KWT) Bangun Sejahtera di Kelurahan Burengan menjadi lebih estetik dan edukatif.
Melalui program revitalisasi dan outing class bersama siswa SDN Burengan 5, para mahasiswa berupaya menghidupkan kembali semangat kampung hijau di jantung Kota Kediri, Kamis (12/2).
Ketua KKN Tematik Kelompok 39 UNP Kediri, Sultan Raihan Danendra menjelaskan, program revitalisasi ini lahir dari hasil observasi mendalam selama tiga minggu.
"Kami melihat potensi besar di KWT ini, kolaborasi bersama antarkader dan mahasiswa dilakukan sebagai pemberdayaan dan penataan ulang agar lebih menarik. Kami fokus pada aspek revitalisasi dan beautifikasi," ujarnya.
Dalam prosesnya, para mahasiswa melakukan berbagai pembenahan. Mulai dari pengecatan kembali area base farm, penambahan koleksi tanaman hias, hingga pemanfaatan botol bekas sebagai media tanam yang kreatif.
Tak hanya fisik, sisi promosi pun diperkuat agar KWT ini kembali dilirik sebagai destinasi wisata edukatif bagi anak-anak sekolah.
Puncak kegiatan ditandai dengan peresmian hasil revitalisasi yang dikemas apik melalui Outing Class. Sebanyak puluhan siswa SDN Burengan 5 diajak turun langsung ke kebun. Mereka belajar cara menanam hingga merawat tumbuhan dengan benar.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN 39 Farida Nurlaila Zunaidah, S.Pd, M.Pd menyebutkan, tema 'Kampung Hijau' dipilih untuk mengoptimalkan aset yang sudah ada. "Kami merevitalisasi struktur yang kurang menarik agar minat masyarakat kembali tumbuh. Harapannya, ini menjadi taman mini edukatif yang berkelanjutan bagi sekolah-sekolah di sekitar," papar dosen Pendidikan Biologi UNP Kediri tersebut.
Ada yang unik dalam outing class kali ini. Para siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik menanam bibit tomat yang kemudian dibawa pulang sebagai 'tugas' tanggung jawab di rumah.
Kegiatan ini dirancang bukan sekadar aktivitas luar kelas, melainkan media penanaman karakter. Melalui tanaman tomat, siswa diajarkan bahwa kehidupan membutuhkan proses, kesabaran, dan konsistensi.
"Tanaman yang mereka bawa pulang adalah simbol tanggung jawab pribadi. Mereka harus menyiram dan menjaganya setiap hari. Ini cara kami membentuk disiplin dan rasa cinta lingkungan sejak dini," tambah Farida.
Dengan suasana baru yang lebih asri dan tertata, Base Farm KWT Bangun Sejahtera kini siap menyambut generasi muda untuk belajar lebih dekat dengan alam. Sinergi antara akademisi, masyarakat, dan sekolah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem lingkungan yang sehat dan mengedukasi di Kelurahan Burengan.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil