KEDIRI, JP Radar Kediri – Green House di Lapangan Sukorame, Kecamatan Mojoroto akhirnya hidup kembali. Kini, green house tersebut sudah ditanami dengan tanaman aromatik. Totalnya ada enam jenis tanaman. Yaitu lavender, telang, mint, kayu putih, mawar, dan melati.
Sebelumnya, green house yang ada di Kelurahan Sukorame ini kondisinya sudah terbengkalai. Namun, berkat program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri, green house ini akhirnya bisa direvitalisasi oleh para mahasiswa. Khususnya bagi mahasiswa yang tergabung di kelompok 23 KKN UNP Kediri.
Ketua Kelompok 23 KKNT UNP Kediri Muhammad Izzudin Yusufa Rahmatullah menuturkan, ada beberapa hal yang melatarbelakangi program revitalisasi tersebut. Pertama, tanaman aromatik merupakan tanaman yang mudah dirawat. Selain itu, tanaman aromatik juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Kedua, ada dampak ekonomi yang bisa dirasakan langsung oleh warga. Lebih tepatnya ketika tanaman aromatik tersebut memasuki masa panen.
“Selanjutnya, green house ini juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan mendorong masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan,” terang mahasiswa yang akrab disapa Yusuf itu.
Di sisi lain, program KKNT ini juga telah disesuaikan dengan Sustainable Development Growth Goals (SDGs). Khususnya pada poin kehidupan sehat dan sejahtera. Lalu juga pada poin kota dan pemukiman berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta penanganan perubahan iklim.
Terpisah, Lurah Sukorame Vita Sari menyambut baik program yang dibawa oleh mahasiswa dari Kelompok 23 KKNT UNP Kediri. Menurutnya, pihaknya selama ini memang kesulitan menghidupkan green house kembali. Baik dari segi anggaran maupun faktor lainnya. Karenanya, dia langsung menerima program revitalisasi yang diusulkan tersebut.
“Green house ini beberapa tahun nggak ada solusi karena memang jaring-jaringnya banyak yang rusak. Dengan ditanami tanaman aromatik ini, Insyaallah untuk hama tidak masuk. Lha itu nanti kami akan coba lagi menanam tanaman lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya menjaga dan merawat green house tersebut. Nantinya, dia akan menyerahkan pengelolaan green house tersebut kepada ketua rukun warga (RW) 06. Selanjutnya, Vita juga akan meminta warga lainnya untuk turut aktif menjaga dan merawat green house.
Untuk diketahui, program KKNT di Kelurahan Sukorame ini berlangsung sejak 18 Januari lalu. Setelah tiga minggu di lapangan, green house itu pun akhirnya diresmikan pada Selasa (10/2) pagi. Peresmian ini pun dihadiri langsung oleh Lurah Sukorame Vita Sar. Lalu juga ada tokoh-tokoh masyarakat lainnya. Dan tentunya, mahasiswa yang tergabung di kelompok 23 ini juga hadir.
“Harapan kami, semoga green house ini bisa tetap diteruskan warga atau dari karang taruna. Semoga green house ini terus berlanjut,” harapnya sembari menyebut program KKNT ini akan berakhir pada 14 Februari.
Editor : Anwar Bahar Basalamah