MALANG, JP Radar Kediri - Universitas Brawijaya (UB) membuka perayaan Dies Natalis ke-63 dengan salawat bersama pada Rabu malam (22/20/2025). Bertajuk “Brawijaya Bersholawat”, perayaan ini sekaligus untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang bertepatan diperingati di hari yang sama.
“Kami adakan Brawijaya Bersalawat sebagai bentuk doa agar seluruh kegiatan dan agenda kampus berjalan lancar tanpa kendala,” ujar Ketua Dies Natalis ke-63 UB Prof Dr Hamidah Nayati Utami, SSos MSi.
Sekitar 1.000 mahasiswa dan masyarakat datang memadati Gedung Samantha Krida UB, yang jadi lokasi acara. “Brawijaya Bersholawat” diisi dengan mauziah khazanah dari Menteri Haji dan Umrah RI KH Dr Mochamad Irfan Yusuf MSi.
Sebelumnya, di pagi hari, rangkaian acara HUT diawali dengan seminar nasional bertema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”. Seminar tersebut disampaikan oleh Menteri Haji dan Umrah RI Dr Mochamad Irfan Yusuf MSi..
Hamidah mengatakan, tahun ini, Dies Natalis UB memang lebih menekankan kegiatan yang langsung berdampak pada masyarakat. Hal tersebut sesuai dengan tema ulang tahun yang bertajuk “Tumbuh Berdaya, Berdampak Nyata”. “Kami memang mengedepankan kegiatan ilmiah dan social engagement untuk ulang tahun kali ini,” ungkap Hamidah.
Wanita yang juga Dekan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UB ini mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dalam memberdayakan masyarakat sekitar kampus.
Salah satunya melalui kegiatan Nguri-uri Budaya Dapur untuk menggali kebudayaan di daerah Ketawanggede. Selain itu, juga ada kegiatan Jambore Jazz Kampus yang tak kalah menarik untuk disaksikan.
Total ada 16 rangkaian kegiatan yang menjadi agenda perayaan Dies Natalis UB kali in. Dimulai sejak 21 Oktober 2025, acara akan berlangsung hingga 5 Januari 2026 mendatang.
Untuk menambah kemeriahan acara, diselenggarakan pula Kenduri UB dan pagelaran wayang kulit yang juga membuat HUT tahun ini semakin semarak dan mengesankan.
Menurutnya, UB juga memanfaatkan aktivitas HUT agar berdampak pada masyarakat. Baik warga lokal, nasional, maupun efek secara global. Selain itu, Hamidah juga menekankan arah UB menuju Kampus Berdaya. “Artinya, UB akan terus berkembang dengan semakin berdaya, unggul, serta inovatif,” pungkasnya.
Editor : Shinta Nurma Ababil