MALANG, JP Radar Kediri - Kelompok 5 Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (PMM UMM) ini adalah program wajib bagi mahasiswa UMM yang bertujuan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di perkuliahan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Program ini merupakan pengganti dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan dilaksanakan dalam bentuk kegiatan pengabdian selama kurang lebih satu bulan. Baik secara individu maupun kelompok.
Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Watulor RW 5, Desa Waturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang pada 21 Juli hingga 20 Agustus 2025. PMM ini berfokus pada rebranding produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar lebih siap bersaing di pasar digital melalui pemanfaatan marketplace dan media sosial.
INFORMASI PENDAFTARAN KOMPETISI KOMPETENSI AKADEMIK 2025
Apa itu kompetisi kempetensi akademik? Baca di sini
Daftar di link berikut: https://rkomnibus.com/
Contac person: 0813-3563-2111 (heri)
Program ini dilatarbelakangi oleh potensi besar UMKM lokal yang belum maksimal dalam memanfaatkan teknologi pemasaran digital.
Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah mengaktifkan kembali akun Shopee UMKM bernama " Fharlista Ollshop" yang sempat tidak aktif, serta membuat desain banner promosi terbaru yang lebih menarik dan profesional.
Ketua PMM UMM Kelompok 5 Florensa Zenia Sesa Nora mengungkapkan bahwa tujuan utama program ini adalah memberikan dorongan baru bagi usaha masyarakat.
“Kami ingin UMKM Desa Waturejo tidak hanya bertahan, tetapi berkembang dengan jangkauan pasar yang lebih luas. Dengan mengaktifkan kembali akun Shopee dan membuat tampilan promosi yang segar, kami berharap produk warga semakin diminati pembeli dari berbagai daerah,” kata Florensa.
Selain itu, tim PMM juga memberikan pelatihan singkat mengenai manajemen toko online. Mulai dari pengaturan stok, teknik foto produk, pembuatan konten hingga strategi promosi di media sosial.
Pendampingan ini diharapkan menjadi bekal berkelanjutan bagi pelaku UMKM untuk bersaing di pasar digital yang semakin kompetitif.
Dengan selesainya program, UMKM Desa Waturejo kini kembali memiliki akun Shopee aktif dan materi promosi baru.
Rebranding yang dilakukan tidak hanya memperkuat identitas produk, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas, menjadi contoh penerapan nyata hilirisasi hasil penelitian kampus dalam kehidupan masyarakat.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah