Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tim Pengabdian Masyarakat FISIP UB Kembangkan Potensi Wisata Alam di Lereng Gunung Semeru Kabupaten Malang, Apa Saja Yang Bisa Dinikmati?

Redaksi Radar Kediri • Selasa, 3 Juni 2025 | 23:26 WIB
Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Brawijaya (UB) saat menggelar pelatihan pemasaran digital di Pamotan, Dampit, Kabupaten Malang
Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Brawijaya (UB) saat menggelar pelatihan pemasaran digital di Pamotan, Dampit, Kabupaten Malang

MALANG, JP Radar Kediri - Suasana Minggu pagi di Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang biasanya sepi. Namun hari ini, puluhan warga petani kopi, pengelola jeep wisata, dan anggota koperasi berkumpul di sebuah rumah warga. Mereka sedang mengikuti pelatihan pemasaran digital yang digelar oleh Tim Pengabdian.

Masyarakat FISIP Universitas Brawijaya, dengan tujuan untuk membuka gerbang promosi potensi desa berbasis ecotourism ke khalayak luas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Darsono Wisadirana, MS., IPU, salah satu guru besar Sosiologi FISIP UB.

Pamotan, yang merupakan sebuah desa di lereng Semeru selama ini dikenal sebagai penghasil "Kopi Dampit" berkualitas tinggi. Namun, potensi wisata edukasi dan eksplorasi kebun kopi menggunakan jeep dengan keindahan alamnya masih terpendam. “Banyak spot wisata belum tergarap karena minim promosi. Padahal, Dampit punya produksi kopi dengan aroma yang enak dan pemandangan yang memukau,” ujar Darsono, dalam kegiatan pengabdian ini.

Pelatihan ini terfokus pada strategi sederhana namun efektif: memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook untuk membranding desa. Peserta diajak membuat konten kreatif, seperti video panen kopi, tur jeep menyusuri kebun kopi, kebun sayur, kebun bunga, rest area dan sumber umbulan, hingga testimoni wisatawan. “Tidak perlu mahal, pakai smartphone saja, asal konsisten dan ada cerita,” tambah Darsono.

Tim Pengabdian Masyarakat FISIP Universitas Brawijaya (UB) menjelajahi wisata Desa Pamotan dengan Jeep.
Tim Pengabdian Masyarakat FISIP Universitas Brawijaya (UB) menjelajahi wisata Desa Pamotan dengan Jeep.

Tak hanya media sosial yang dikenalkan warga, namun warga juga dikenalkan dengan marketplace seperti Shopee untuk menjual kopi. Tantangan muncul saat pelatihan desain grafis menggunakan Canva. “Agak ribet, tapi kami mau belajar supaya kami bisa memperkenalkan potensi yang ada di Dampit lebih luas, ke depan, kami akan buat akun Instagram khusus jeep wisata Pamotan,” ujar Riyanto, pengelola jeep wisata.

Kekuatan kolaborasi jadi kunci. Melalui koperasi yang telah dibentuk pada kegiatan sebelumnya, pemasaran kopi dan wisata akan diintegrasikan. “Dengan koperasi, kami bisa rapatkan strategi harga, paket wisata, dan promosi bersama,” jelas Juwit, Ketua Koperasi Pemasaran.
Tim pengabdian FISIP UB yang dipimpin Prof. Darsono berjanji mendampingi hingga kegiatan pengabdian berakhir sesuai waktu yang telah ditentukan. “Target kami, tahun depan Pamotan sudah punya website resmi yang memadukan info wisata, kalender acara, dan toko online kopi,” paparnya.

Antusiasme peserta menjadi sinyal positif. “Kami tak mau hanya jadi desa penghasil kopi. Kami ingin dunia tahu Pamotan punya segalanya: kopi, wisata, dan semangat warga yang maju,” ujar Prima, peserta pelatihan.
Dengan gempuran konten kreatif yang akan diluncurkan warga, bukan tidak mungkin Pamotan segera menjadi destinasi wajib para pencinta kopi dan petualang di Malang Selatan.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#FISIP #malang #pelatihan pemasaran digital #Universitas Brawijaya (UB)