KEDIRI, JP Radar Kediri - Fakultas Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri sukses menggelar Seminar Nasional bertajuk Paradigma Baru Sepak Bola kemarin (15/5).
Seminar inspiratif ini mengundang dua pembicara spesial yang juga pahlawan sepak bola tanah air. Yaitu Pelatih Fisik Timnas Sepak Bola Senior dan U-17 Sofie Imam Faizal, S.Pd., M.Or., serta Evandra Florasta bintang muda Timnas U-17 yang berhasil membawa tiket melaju piala dunia.
Seminar yang diikuti ratusan mahasiswa, dosen dan pimpinan rektorat ini berlangsung meriah di Hall Kampus II UNP Kediri. Rektor UNP Kediri Dr. Zainal Afandi, M.Pd menyambut istimewa kegiatan ini.
Zainal berharap ilmu yang diserap dapat menjadi wadah penting bagi civitas kampus. Tak lain untuk pengembangan metode belajar, strategi kepelatihan atlet, serta pengalaman berharga dalam manajerial pembinaan atlet kampus. Khususnya sepak bola modern.
Dalam pemaparannya, Sofie menekankan pentingnya pendekatan akademik dalam pembinaan fisik atlet. Sepak bola modern kini tak hanya dituntut mengasah skill dan perebutan prestasi. Tujuan utama para atlet adalah bagaimana tetap bugar dan bisa beradaptasi di berbagai level kompetisi yang mereka hadapi. “Prestasi bukanlah target utama. Kami menekankan para pemain agar bisa menjaga pola kesehatan agar tetap bugar dan siap. Peran akademisi olahraga sangat dibutuhkan di sini,” jelasnya.
Sementara itu, Evandra Florasta membagikan kisah perjalanan kariernya menembus skuad Timnas U-17. Dia menekankan pentingnya disiplin, kerja keras dan kesiapan mental. Tantangan berat baginya adalah bisa menyelaraskan perannya sebagai atlet dan juga pelajar.
“Dukungan sekolah dan pelatih sangat berarti bagi kami para pemain muda,” tuturnya di hadapan peserta seminar.
Evandra mengungkapkan, bahwa penggawa timnas muda tak pernah ketinggalan dalam pembekalan sekolah. Tim pelatih timnas telah menyiapkan guru home schooling agar mereka tak tertinggal pelajaran akademik.
Hal senada disampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains UNP Kediri Dr. Nur Ahmad Muharram, M.Or.
Dia menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah nyata fakultas dan prodi dalam mendukung kemajuan olahraga khususnya melalui jalur pendidikan tinggi.
“Ini adalah salah satu gebrakan kami untuk menekankan mahasiswa bahwa orientasi berkuliah tak hanya menjadi guru. Tetapi bisa masuk di lingkup profesi sport science. Seperti pelatih kebugaran, pelatih kekuatan dan conditioning, psikolog olahraga, fisioterapis, analis performa atlet, hingga konsultan olahraga,” ungkapnya.
Kaprodi Penjaskesrek UNP Weda, M.Pd. berharap para peserta seminar bisa memanfaatkan momentum ini.
Yakni dengan mengambil banyak insight ilmu dan bisa diaplikasikan ke profesi yang mereka ambil. Seminar ini juga diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif oleh mahasiswa.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah