KEDIRI, JP Radar Kediri – Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK Bhakta) Kediri meresmikan inovasi terbaru, yakni Bhakta Health Park, kemarin (28/4).
Taman Kesehatan Bhakta diresmikan langsung Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin yang disaksikan Ketua Yayasan Bhakta Kediri, dr. David Raditya Soehartono, B,Comm, M.B.A; dan Rektor IIK Bhakta Kediri Prof Dr Apt Muhamad Zainuddin.
Hadir pula pembina Yayasan Bhakta Dr. Bambang Harsono Suhartono, M.B.A; dan Dra. Ec. Lianawati Tjokrohartono, M.B.A.
Penambahan sarana Bhakta Health Park ini menunjukkan komitmen perguruan tinggi kesehatan terbaik ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui inovasi terbaru.
Dalam sambutan, Gus Qowim sapaan Wakil Wali Kota Kediri ini menyambut baik kehadiran taman ini sebagai infrastruktur sosial yang memperkuat kualitas hidup masyarakat.
“Bhakta Health Park adalah bukti nyata kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah. IIK Bhakta telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat, dan ini sangat kami apresiasi,” ucap Gus Qowim.
Bahkan masyarakat dapat beraktifitas fisik di dalam taman Kesehatan Bhakta ini terdapat berbagai tanaman obat menjadi edukasi bagi pengunjung.
Terpisah, Prof Zainuddin mengungkapkan Bhakta Health Park memiliki luas 1.500 meter persegi ini juga telah mendapatkan rekomendasi teknis dari BBWS Brantas melalui Surat No: SA.02.03-Am/1537.
Sebagai bentuk legalitas pembangunan ruang terbuka hijau dan plengsengan di kawasan Sempadan. Menurutnya, tidak hanya sekadar menjadi ruang terbuka hijau, Bhakta Health Park juga menjadi pusat aktivitas edukatif dan promotif untuk kesehatan.
“Lokasinya terletak di area strategis di kawasan Sempadan, taman ini dirancang secara inklusif, ramah untuk semua kalangan termasuk penyandang disabilitas,” ujarnya.
Dia menjelaskan dengan berbagai spot yang tersedia, taman yang dibangun sejak 2023 ini memiliki konsep E.M.A.S.
Antara lain E (edukasi). Dalam artian edukasi kesehatan kepada masyarakat dari civitas IIK Bhakta bisa memanfaatkan Bhakta Health Park sebagai media maupun tempat pelaksanaan.
Lalu, M (medikamentosa) adalah edukasi pengobatan masyarakat berbasis bahan alam bisa memanfaatkan 65 tanaman herbal yang terdapat pada Bhakta Health Park sebagai media.
Beberapa tanaman herbal yang tersedia antara lain laos, jambu perak, kayu lanang, pacar air, lavender, patikan kebo, adas, dan lainnya.
Kemudian, A (aktivitas fisik). Pemanfaatan Bhakta Health Park sebagai pusat kebugaran masyarakat sekitar dengan memanfaatkan 13 alat gym yang disediakan.
Dan S (Stress Reduction). Bhakta Health Park sebagai sarana mengurangi stres untuk masyarakat sekitar sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan. Di sini, tersedia 10 alat bermain yang aman dan edukatif.
Bhakta Health Park diharapkan menjadi pusat kegiatan edukatif dan komunitas, tempat bertemunya warga untuk mendapatkan manfaat jasmani, rohani, dan sosial.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah