Sabtu, 20 Apr 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Diduga Korsleting, Mobil Zebra Terbakar

Keluarkan Bensin, Tangan Sopir Tersulut Api

11 April 2019, 14: 50: 23 WIB | editor : Adi Nugroho

Kebakaran

LUKA RINGAN: Petugas medis Puskesmas Wilangan membersihkan luka bakar di lengan Samsul, kemarin. (Polsek Wilangan for radarkediri.id)

NGANJUK-Niat Samsul Hadi, 36, untuk pulang ke rumah usai membeli belasan jeriken bensin di SPBU Awar-Awar, Desa Mancon, Wilangan kemarin, harus tertunda. Ini setelah mobil Daihatsu Zebra bernopol AG 1462 VA yang dikemudikannya, terbakar sesaat setelah keluar dari SPBU.

          Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, pria asal Desa Joho, Pace itu membeli bensin sekitar pukul 07.00. Dia membawa total 32 jeriken dengan kapasitas 30 liter. Dari jumlah tersebut, hanya 14 jeriken yang diisi bensin. “Sisanya, 18 jeriken kosong,” ujar Kapolsek Wilangan AKP Lilik Suhariyono.  

          Setelah selesai membeli bensin, Samsul berencana pulang ke rumahnya. Saat hendak belok ke arah timur, dia mendengar bunyi seperti ledakan dari arah belakang. Dia refleks menoleh ke arah sumber suara.

          Hanya dalam hitungan detik, tiba-tiba ada asap dari bagian belakang. Samsul pun turun dan mendorong mobilnya ke tepi. Beberapa saat kemudian, dia berusaha mengecek bagian mobil yang berasap. “Tetapi sudah muncul api,” lanjut perwira dengan pangkat tiga balok di pundak itu.

          Meski api mulai membesar, Samsul berusaha menyelamatkan bensin di dalam mobil. Saat itulah, lengan Samsul terkena jilatan api. Warga yang melihat musibah itu langsung membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

          Beberapa menit kemudian, api yang membakar mobil Daihatsu Zebra berwarna hijau itu berhasil dipadamkan. Hanya bagian belakang mobil saja yang hangus. “Korban mengalami luka bakar saat memadamkan api,” terang Lilik.

          Lebih jauh Lilik mengungkapkan, kesigapan warga membantu memadamkan api, berhasil menyelamatkan mobil Samsul. Setidaknya, api tidak menjalar ke jeriken berisi bensin. Sehingga, api tidak membakar semua bagian mobil.

Sementara itu, polisi yang mendapat laporan tentang musibah kebakaran, kemarin langsung mendatangi lokasi. Berdasar pemeriksaan awal, diduga kebakaran itu terjadi akibat korsleting pada aliran listrik di mobil Samsul.

“Korban yang mengalami luka bakar di tangan, dibawa ke puskesmas untuk dilakukan tindakan medis,” tegas Lilik.

Atas kejadian itu, Lilik mengimbau agar pengendara lebih berhati-hati. Terutama untuk terus melakukan perawatan mobil agar tidak terjadi korsleting yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.

Untuk diketahui, musibah kebakaran mobil akibat korsleting ini bukanlah yang pertama. Seminggu lalu, kebakaran mobil karena korsleting juga terjadi di Kelurahan Jatirejo, Kota Nganjuk.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia