Sabtu, 20 Apr 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Siswa Terlibat Narkoba Masih Bisa Ikut UNBK

Hari Pertama, Token Terlambat 30 Menit

26 Maret 2019, 17: 13: 46 WIB | editor : Adi Nugroho

sidik purnomo

TEKNOLOGI: Sidik Purnomo (belakang) mendengarkan keterangan Kepala SMKN 2 Kota Kediri Krisna Edy di ruang CCTV sekolah tersebut. (Didin Saputro - radarkediri.id)

KEDIRI KOTA - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMK berlangsung mulai kemarin. Tak banyak kendala dalam pelaksanaannya. Salah satu yang mewarnai adalah problem keterlambatan token dari pusat. Namun demikian, masalah itu masih dianggap wajar.

Selain soal keterlambatan token itu, UNBK kemarin juga dihiasi dengan peserta yang terlibat kasus hukum. Siswa yang terlibat kasus narkoba itu diberi kesempatan mengikuti ujian.

Terkait dengan kendala hari pertama itu, Kasi Pendidikan SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdispendik) Jatim Wilayah Kediri Sidik Purnomo menyebut masih dalam taraf wajar. Token itu terlambat diberikan oleh pusat. "Maksimal terlambat hanya 30 menit. Saya kira itu masih dalam batas kewajaran," dalihnya.

Masalah tersebut menurut Sidik tidak terlalu mengganggu siswa. Dia memaklumi karena di pusat mungkin saja juga terjadi kendala. Sehingga merembet ke daerah.

Sementara itu, terkait dengan satu peserta UNBK yang terlibat kasus pidana, Sidik mengakui. Menurutnya, salah satu siswa sekolah di Kabupaten Kediri tersandung kasus narkoba. "Kami sudah koordinasi dengan kejaksaan dan Polresta. Sehingga anak satu ini tetap bisa difasilitasi ikut ujian di sekolah," terangnya.

Namun, siswa tersebut harus ujian dengan pengawalan kepolisian. Setiap hari mereka datang ke sekolah diantar petugas. Dan siang saat sudah selesai, yang bersangkutan diantar lagi ke Polres untuk menjalani hukuman.

"Kami beri kesempatan siswa tersebut untuk bisa mengikuti ujian. Sebenarnya dulu ada kasus serupa, namun mereka sudah keluar dari sekolah," sebutnya.

Di sisi lain, menyinggung nilai dan sarana ujian, untuk tahun ini Sidik menekankan bahwa ada dua program yang menjadi prioritas Cabdispendik Kediri. Yakni peningkatan prestasi

"Jadi untuk tahun kemarin anak-anak yang nilainya di bawah 5,5 itu masih sekitar 75 persen. Tahun ini kita dorong sekolah-sekolah agar siswanya yang nilainya di atas 5,5 bisa 50 persen lebih. Dengan catatan nilai akademiknya tidak hanya 5,5 saja tapi Cabdispendik selalu mendorong untuk bisa menjadi 7,0.

Selanjutnya adalah dari segi pelaksanaan. Bagaimana agar pelaksanaan UNBK tahun ini memiliki integritas yang meningkat. Salah satunya adalah fasilitas yang digunakan.

"Pelaksanaan ujian nasional di seluruh sekolah di Kota dan Kabupaten Kediri ini sudah diwajibkan untuk berbasis komputer. Baik di SMK maupun SMA," sebutnya.

Dengan komitmen tersebut UNBK di Kediri bisa dilaksanakan 100 persen. Selain itu, sekolah dianjurkan menggunakan sarana closed circuit television (CCTV) untuk pengawasan. Untuk hal tersebut bahkan sudah banyak sekolah yang telah melakukan. Salah satunya di SMK Negeri 2 Kediri. Di sekolah itu fasilitas untuk pengawasan melalui CCTV sudah maksimal.

Di seluruh ruang ujiaan sudah terpasang pemantau melalui kamera. Dengan sistem 120 peserta ujian harus di jaga 1 pengawas. Dan apabila lebih dari itu dijaga 2 pengawas. Sudah seperti itu masih ditambah CCTV.

"Ini semakin menambah integritas tentang wacana ujian nasional. Kami pastikan di Kediri bisa terlaksana dengan baik. Bebas dari berbagai kecurangan," tegasnya.

Sementara, Kepala SMKN 2 Kediri Mashari Krisna Edy menyampaikan, kesiapan dalam pelaksanaan UNBK telah dilakukan jauh-jauh hari. Salah satunya adalah CCTV yang sejak tahun lalu SMK yang terletak di Jalan Veteran ini sudah menggunakan sarana ini. Untuk kendala di hari pertama Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Edy menyebut tak ada. Semuanya lancar bahkan di semua ruangan tidak ada siswa yang absen tidak masuk. "Alhamdulillah dua sesi berjalan lancar, termasuk tidak ada kendala terkait token," sebutnya.

Untuk persiapan lain seperti Listrik dan server, dia menyebut bahwa Cabdispendik sudah bekerjasama dengan PLN dan Telkom. Sehingga sekolah tidak perlu khawatir jika ada gangguan. Untuk diketahui, pelaksanaan UNBK jenjang SMK dilakukan 25-28 Maret. Sementara ujian susulan adalah 15 dan 16 April.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia