Sabtu, 20 Apr 2019
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI

Akhirnya, Persik Kediri Pilih Nazal Mustafa Jadi Pelatih

Johan dan Alfiat Jadi Asisten

23 Maret 2019, 09: 04: 19 WIB | editor : Adi Nugroho

persik kediri

SIAP: Nazal (tengah) diapit dua asisten pelatihnya, Johan Prasetyo dan Alfiat. (Didin Saputro - radarkediri.id)

KEDIRI - Setelah hampir tiga bulan melakukan pencarian, manajemen Persik Kediri akhirnya resmi menunjuk Nazal Mustofa sebagai pelatih kepala. Nazal bakal menahkodai skuad Macan Putih berlaga dalam kompetisi Liga 2 musim datang.

Manajer Persik Beny Kurniawan menyampaikan, selama ini ada 12 pelatih yang menawarkan diri untuk menukangi Persik Kediri. Namun atas banyak sekali pertimbangan, pihak manajemen mengerucutkan pelatih-pelatih tadi. dan akhirnya Nazal Mustofa-lah yang dipercaya untuk memegang peran penting tersebut.

“Coach Nazal sudah mengenal beberapa pemain Persik. Saat itu mereka dipinjam bermain di Tegal. Itu menjadi salah satu pertimbangan kami,” katanya.

logo Persik

logo Persik

Memang sebelum ke Persik Nazal Mustofa merupakan mantan pelatih Persekat Tegal. Dia sudah mengantongi lisensi pelatih A AFC. Beny menyebut bahwa Nazal Mustofa juga dinilai bisa ngemong dan mengayomi para pemain Persik.

Masih menurut Beni, penunjukkan Nazal Mustofa didasarkan pada kultur persepakbolaan di Kediri yang mengedepankan persaudaraan. Sehingga manajemen tetap mempertahankan mantan pelatih Alfiat sebagai asisten pelatih utama Nazal Mustofa bersama Johan Prasetyo.

“Untuk pelatih kiper, tetap kami percayakan kepada Wahyudi,” tegasnya dalam jumpa pers di Mess Pemain Persik Kediri kemarin pagi.

Sementara bagi Nazal Mustofa, menjadi pelatih Macan Putih menjadi tantangan tersendiri. Ia pun bertekad untuk bisa membawa tim kebanggaan masyarakat Kota Kediri ini kembali ke kompetisi kasta tertinggi di Indonesia. “Misi saya mengembalikan Persik ke liga profesional yang lebih baik,” jelasnya.

Nazal berterimakasih telah diberi kepercayaan sebagai pelatih utama Persik Kediri. Menurutnya Persik Kediri merupakan tim yang besar. Memiliki track record yang baik dan pernah menjuarai Liga Indonesia dua kali. Tentunya ini merupakan tugas yang cukup berat baginya. Namun dia optimistis akan mempersembahkan yang terbaik bagi tim ini. “Jadi ini sebuah tantangan untuk membawa tim sebesar Persik,” tegasnya.

Menurutnya sebagian besar pemain Persik merupakan pemain muda. Sehingga diharapkan mereka masih memiliki power dan spirit yang hanya perlu sedikit dibenahi. “Kalau bisa nanti 70 persen pemain Persik adalah pemain muda,” imbuhnya.

Di sisi lain, pelatih yang membawa Persik jawara Liga 3 musim lalu Alfiat menyampaikan bahwa tim kepelatihan akan bekerjasama dengan maksimal. Hal itu agar bisa memberikan yang terbaik. “Semoga di musim ini kami bisa berbicara dan berprestasi untuk Kota Kediri,” tandasnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia