Senin, 22 Apr 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Diadili karena Setubuhi Pacar Bergiliran dengan Teman

Jaksa Tuntut Enam Bulan Penjara

20 Maret 2019, 18: 50: 41 WIB | editor : Adi Nugroho

gilir pacar sendiri

KEDIRI KABUPATEN – Gara-gara menyetubuhi perempuan secara bergiliran, Viki Tri Widodo, 22, warga Desa Besowo, Kecamatan Kepung, dan Andiva Sapda Pasa Negara, 19, warga Desa Gadungan, Kecamatan Puncu diadili. Dalam persidangan tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri, kemarin, keduanya dituntut enam bulan penjara.

“Kedua terdakwa terbukti melanggar pasal 286 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang pencabulan,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusuf Kurniawan di ruang Candra, sekitar pukul 13.00 WIB.

Ketika ditemui setelah sidang, Yusuf menjelaskan beberapa hal yang menjadi pertimbangan yang berpengaruh pada tuntutan hukuman terdakwa. Hal yang meringankan, Andi dan Viki telah berdamai dengan keluarga Bunga (nama samaran), 19, korban perkara asusila ini.

Selain itu, keduanya belum pernah dihukum, merasa menyesal, dan tidak akan mengulangi perbuatannya. “Sedangkan yang memberatkan, perbuatan kedua terdakwa merugikan korban,” ungkap Yusuf.

Informasi Jawa Pos Radar Kediri menyebut, kejadian berawal ketika Andi menelepon Bunga, pacarnya, dari kos di Gedangsewu, Pare. Mendapat respons, Andi lantas menjemput gadis dari sebuah desa di Kecamatan Kepung itu. Dia lantas mengajak keluar.

Di tengah perjalanan, Andi mampir ke toko membeli sebotol minuman keras jenis arak Jawa (arjo). Selanjutnya, Bunga diajak ke kos. Tiba di sana, ternyata sudah ada Viki. Ketiganya lalu pesta miras. Bunga yang terpengaruh miras lemas. Saat itulah Andi memapah pacarnya masuk kamar.

Di dalam Bunga disetubuhi. Setelah puas, Andi keluar kamar diketahui Viki. Melihat Bunga telanjang di kamar, Viki terangsang. Dia pun ikut menyetubuhi. Kemudian, Bunga dipulangkan.

Di rumah, orang tua Bunga tak terima putrinya diparlakukan tak senonoh. Mereka pun melaporkan perbuatan asusila itu ke polisi. Proses hukum akhirnya berlanjut hingga ke meja hijau.

Usai mendengar tuntutan JPU kemarin, Andi dan Viki menyatakan akan mengajukan pledoi. Namun kerena belum siap, hal itu akan dibacakan di sidang selenjutnya, Selasa (26/3) mendatang.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia