Sabtu, 20 Apr 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Mau Dijual, Pikap Hangus Terbakar

Diduga Si Jago Merah Berasal dari Korselting

18 Maret 2019, 11: 09: 43 WIB | editor : Adi Nugroho

Pikap

HANGUS: Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nganjuk menyemprotkan air ke pikap yang terbakar di Desa Putren, Kecamatan Sukomoro, Jumat lalu (15/3). (Rekian - radarkediri.id)

NGANJUK- Apes dialami Karyo, 49, warga Desa Sambirejo, Kecamatan Tanjunganom. Niatnya untuk menjual mobil pikap Daihatsu Zebra AE  9852 NC akhirnya gagal. Penyebabnya, mobil tersebut terbakar sesaat setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Desa Putren, Kecamatan Sukomoro pada Jumat lalu (15/3).

          Kapolsek Sukomoro AKP Gendut Wisoko mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00. Saat itu, kejadian berlangsung sangat cepat. Diduga korsleting, api langsung menyambar bahan bakar yang bocor di bawah jok mobil. “Api langsung membakar mobil,” kata Gendut kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

          Melihat kejadian itu, warga ikut membantu memadamkan api yang menyambar di bagian depan mobil dengan alat seadanya. Menurut keterangan saksi, mobil pikap itu terbakar saat baru dinyalakan. “Api menyambar tepat di bawah jok ,” ungkap Gendut.

Ketika api menyambar, Karyo dan temannya keluar dari dalam mobil untuk memadamkan si jago merah.

          Warga yang mengetahui kejadian itu lalu menyemprotnya dengan menggunakan selang dari dari rumah-rumah warga. Walau api sempat mengecil, pemilik mobil tidak berani untuk masuk ke dalam mobil. Setelah itu, petugas pemadam kebakaran datang memadamkan api. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

          Setelah padam, mobil yang hendak dijual itu akhirnya mogok total dan tidak bisa dikemudikan. Gendut mengatakan, sebelum kejadian, Karyo awalnya menitipkan mobil tersebut di rumah temannya Gunadi, 43, asal Kelurahan Begadung, Kota Nganjuk, sekitar sebulan lalu. Waktu itu, Karyo meminta bantuan Gunadi untuk menjualkan pikap tersebut. Karena tidak laku-laku, mobil itu diminta oleh Karyo untuk dibawa pulang.

          Ketika perjalanan pulang itulah insiden kebakaran terjadi. Mobil yang dibawa Karyo itu mogok di jalan karena kehabisan bahan bakar. Sesaat setelah mengisi BBM,  pikap terbakar. Karena itulah, Karyo urung menjualnya karena bodi mobil mengalami kerusakan.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia