Minggu, 24 Mar 2019
radarkediri
icon featured
Features

Cumi Murah Jelang Purnama

Stok Melimpah saat Air Laut Pasang

13 Maret 2019, 16: 10: 55 WIB | editor : Adi Nugroho

ENAK: Wahyu menunjukkan cumi-cumi yang didrop oleh nelayan dari Lamongan.

ENAK: Wahyu menunjukkan cumi-cumi yang didrop oleh nelayan dari Lamongan. (IQBAL SYAHRONI - RADARKEDIRI.ID)

KEDIRI KOTA – Harga cumi-cumi ternyata juga dipengaruhi oleh kondisi bulan purnama. Bila mendekati tengah bulan penanggalan Jawa itu harga komoditas laut ini pun mengalami penurunan. Sebab, stok cumi-cumi ternyata melimpah saat purnama.

Saat purnama itu, air laut akan pasang. Nah, saat air laut pasang itulah cumi-cumi banyak yang terjaring nelayan. Akibatnya stoknya melimpah. Yang berimbas pada turunnya harga jual di pasaran.

“Saat-saat pasang itu ya pas pertengahan bulan di tanggalan (penanggalan Jawa, Red),” aku Wahyu, seorang pedagang ikan laut di Pasar Setonobetek.

Menurut Wahyu, sebenarnya permintaan pasar masih ramai. Tak mengalami penurunan. Namun, karena stok melimpah harga pun jadi lebih murah dibandingkan sebelumnya.

“Kemarin harga cumi menjadi Rp 60 ribu. Padahal sebelumnya sekitar Rp 65-70 ribu per kilonya,” tambahnya.

Masih menurut Wahyu, masih banyaknya peminat cumi-cumi bisa dilihat dari kondisi stoknya saat ini. Dia mengatakan stok cumi-cumi di kedainya sudah banyak berkurang. Mayoritas yang memburu adalah para penjual makanan laut. Walaupun tidak sedikit pula orang membeli cumi-cumi untuk kepentingan sendiri.

Soal menipisnya stok, Wahyu mengaku tak khawatir. Sebab, selama ini dia selalu menyediakan stock setiap dua hari sekali. Seperti kemarin misalnya, Wahyu sudah menyiapkan sebanyak 30 kilogram cumi-cumi. Jumlah itu dia datangkan dari tangkapan nelayan di Lamongan dan Tuban.

Wahyu mengaku bisnis komoditas ikan, baik laut maupun non-laut masih menjanjikan. Meskipun bukan sebagai komoditas utama tapi masyarakat banyak yang mencari. Setiap hari selalu saja ada stok yang habis. Diborong oleh pembeli. "Hari ini (kemarin, Red) yang habis ikan gabus. Makanya banyak yang memilih ikan tengiri hari ini," pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli cumi bermana Ninik menjelaskan dia memang memang jarang membeli cumi untuk masakan dapur. Namun kadang ada keinginan untuk menyiapkan menu berbahan cumi-cumi itu. Saat itulah dia membeli. "Harga cumi ya masih wajar. Karena juga mungkin sedang musim hujan juga," duganya.

(rk/die/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia