Minggu, 24 Mar 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Ngebut, Tak Berhelm, Siswa SMP Tewas Tabrak Truk Parkir

11 Maret 2019, 16: 31: 34 WIB | editor : Adi Nugroho

kecelakan wates

AMANKAN TKP: Korban kecelakaan masih berusia 13 tahun.

KEDIRI KABUPATEN – Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Wates-Kediri ini seharusnya bisa jadi pelajaran bagi pengguna jalan. Setidaknya agar mereka tertib mematuhi peraturan yang berlaku. Seperti melengkapi diri dengan pengaman yang disyaratkan. Terlebih di lokasi jalanan yang kurang penerangan.

Dalam kecelakaan yang terjadi Sabtu (9/3), sekitar pukul 23.00 ini, terlihat pengendara motor bersikap ugal-ugalan. Selain mengendarai motor yang tak berplat nomor, juga memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Yang ironis, korban yang masih berusia belasan tahun ini juga tak mengenakan helm.

Kecelakaan itu tepatnya terjadi di Desa/Kecamatan Wates. Korbannya adalah Felix, 13, yang masih pelajar SMP. Dia meninggal di lokasi setelah motor yang dia kendarai menabrak truk yang sedang parkir di pinggir jalan.

Kecelakaan Maut di Wates

Kecelakaan Maut di Wates

“Korban sudah dalam keadaan meninggal saat kami sampai di lokasi,” terang Kasi Humas Polsek Wates Bripka Agung.

Menurut saksi mata, truk yang ditabrak itu saat itu sedang berhenti di tepi jalan. Pengemudinya, Indra Winaro, 33, warga Desa Putukrejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, turun untuk mengecek kondisi roda. Truk yang tengah kosong muatan itu disebutkan dalam perjalanan menuju Kota Kediri.

Kondisi jalanan  tempat truk berhenti relatif gelap dan kurang penerangan. Sebab, lokasinya di dekat area persawahan. Pada saat pengemudi truk mengecek kondisi roda truk, meluncur dengan kencang Felix. Pemuda ini mengendarai motor Honda Grand yang tak dilengkapi dengan nomor polisi.

Karena lajunya kencang, pemuda asal Desa/Kecamatan Wates ini tak bisa mengusai kendaraan. Dia sepertinya tak melihat ada truk yang berhenti di tepi jalan. Motor yang dia kendarai menabrak bagian belakang truk.

“Karena jarak yang terlalu dekat, pengendara menghantam bak truk,” terang Agung.

Tabrakan itu membuat Felix terpental bersama motornya. Dia langsung tak sadarkan diri. Dari kepalanya mengucur darah segar. Ceceran darah itu terlihat di aspal.

Gelapnya lokasi kecelakaan membuat polisi sempat kesulitan melakukan evakuasi. Mereka harus mendatangkan lampu tambahan untuk menerangi proses evakuasi.Tubuh korban kemudian segera dilarikan ke RS Bhayangkara.

Berdasarkan hasil visum et repertum, Felix mengalami luka robek di bagian parietal/tengkorak bagian belakang. Kemarin jenazah telah di bawa pulang oleh keluarga untuk dimakamkan. Sedangkan untuk proses selanjutnya, barang bukti berupa satu sepeda motor dan satu truk telah diamankan di Mapolsek Wates.

(rk/baz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia