Minggu, 24 Mar 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Berharap Tidak Ada Listrik Padam Lagi

Diliburkan Dua Hari, USBN Dilanjutkan Besok

11 Maret 2019, 14: 08: 09 WIB | editor : Adi Nugroho

persiapan usbn

SERIUS: Siswa-siswa SMK PGRI 1 Nganjuk sedang mengerjakan soal ujian sekolah berstandar nasional (USBN), Selasa lalu (5/3). (Anwar Bahar Basalamah - radarkediri.id)

NGANJUK – Ujian sekolah berstandar nasional (USBN) SMA/SMK sudah memasuki hari ketiga, Jumat lalu (8/3). Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Pemprov Wilayah Kabupaten Nganjuk berharap tidak ada gangguan listrik padam lagi saat pelaksanaan ujian tersebut.

          Kepala Cabdisdik Pemprov Wilayah Kabupaten Nganjuk Edy Sukarno mengatakan, pihaknya sudah mengevaluasi gangguan listrik padam di SMAN 1 Rejoso di hari pertama, Senin lalu (4/3). Setelah dievaluasi, penyebab pemadaman adalah batang pohon yang menimpa kabel listrik. “Kemarin kami sudah berkoordinasi dengan PLN,” ujarnya.

          Edy mengungkapkan, batang yang pohon itu disebabkan ada aktivitas pemotongan pohon. Bukan karena bencana alam atau perbaikan dari PLN. “Penyebabnya faktor nonteknis,” kata mantan Kepala Cabdisdik Wilayah Bojonegoro-Tuban ini.

          Dia mengharapkan, faktor nonteknis tidak terjadi di ujian-ujian berikutnya. Selain itu, sejak awal, cabang sudah bekerjasama dengan PLN agar tidak ada pemadaman selama ujian berlangsung. Sebab, sebagian besar sekolah tidak menyiapkan genset.

          Sehingga ketika listrik padam, siswa harus mengulang ujian sejak awal. Seperti yang dialami ratusan SMAN 1 Rejoso. Kemarin, sebanyak 143 siswa di SMAN tersebut melaksanakan ujian ulang untuk mata pelajaran (mapel) pendidikan agama.

          Lebih jauh Edy mengatakan, USBN SMA/SMK memasuki hari ketiga kemarin. Setelah hari ini diliburkan, sekolah akan menjadwalkan ujian lagi pada Senin besok (11/3). “Sabtu dan Minggu libur. Senin dilanjutkan,” kata pria asal Tuban ini.

          Di hari ketiga, kata Edy, ujian berjalan lancar. Dua sekolah, yakni SMKN 1 Bagor dan SMK PGRI Tanjunganom yang sempat kebanjiran pada Rabu lalu (6/3), air sudah surut. “Ujian tetap berlangsung. Hari ini (kemarin,Red) semuanya lancar,” ujarnya.

          Untuk diketahui, USBN SMA dijadwalkan pada 4-19 Maret. Sedangkan SMK berlangsung pada 5-18 Maret. Selain berbasis komputer, sebagian siswas di beberapa sekolah juga menggunakan ponsel pintar saat mengerjakan soal ujian.

(rk/baz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia