Senin, 22 Apr 2019
radarkediri
icon featured
Sportainment

Yolana Bheta Pangestika, Pemain Proliga Asal Kediri

Terjangkit Grogi di Pertandingan Perdana

09 Februari 2019, 13: 15: 36 WIB | editor : Adi Nugroho

Tata proliga

ASLI KEDIRI: Yolana Bheta Pangestika, Pemain Jakarta Pertamina Energi. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Selalu bersemangat dan pantang menyerah. Hal itulah yang membuat Yolana Bheta Pangestika optimistis dalam meraih mimpi. Mahasiswa Universitas Kadiri ini jadi bagian penting skuad Jakarta Pertamina Energi.

MOCH. DIDIN SAPUTRO

Gedung Olah Raga (GOR) Jayabaya Kota Kediri kemarin pagi bergemuruh. Teriakan suporter bersahutan. Masing-masing larut dalam dukungan kepada dua tim yang bertanding. Jakarta Pertamina Energi melawan BNI 46. Sesekali tercetus nama Tata, salah satu pemain Jakarta Pertamina Energi (JPE) yang kemarin tampak sibuk meladeni serangan lawannya.

Kemarin (8/2) pagi merupakan pertandingan perdana Proliga putaran final di Kota Tahu. Gadis bernama lengkap Yolana Bheta Pangestika itu adalah pemain asal Kediri. Atlet yang juga alumnus SMAN Kandat, Kabupaten Kediri  itu tampil cantik. Terutama saat melakukan servis. Seringkali bola yang dilesatkannya menyulitkan lawan. Namun, tak jarang pula pukulan Tata meleset, tidak sempurna. “Tadi (kemarin, red) sedikit nervous, mungkin besok (hari ini, Red) tidak. Tapi lama kelamaan enjoy dan tidak grogi,” ucapnya saat dijumpai Jawa Pos Radar Kediri usai pertandingan.

Selain menjadi pertandingan perdananya di Kota Kediri, kemarin juga menjadi penampilan Tata pertama hadapan banyak teman-temannya sendiri. Hal itulah yang membuat Tata sempat nervous di awal pertandingan. Menurutnya, banyak teman yang menonton dan sebagian besar mengenalnya.

Sebagai pemain asal Kediri di ajang Proliga, Tata memang telah menjadi idola tersendiri bagi warga Kediri. Terutama bagi teman-teman dan keluargannya. Banyak dukungan yang diberikan pada gadis 21 tahun ini agar bisa memberikan yang terbaik. “Alhamdulillah teman-teman membantu mendorong Tata (nama panggilannya) untuk lebih baik lagi,” katanya.

Pemain kelahiran 17 Juli 1998 ini pun menjadi bagian penting dalam permainan JPE. Tata kuat dalam bertahan, juga tak jarang menghasilkan poin bagi timnya.

Bila berbicara soal pesaing terberat, sebenarnya menurutnya semua lawan berat. Tetapi Tata mengakui bahwa Jakarta PGN Popsivo Polwan-lah yang menjadi tim paling diwaspadai. Ada banyak pemain timnas di skuad besutan Chamnan Dokmai tersebut.

“Tetap banyak yang harus kami perbaiki. Kami harus main lebih enjoy dan lebih bagus lagi,” sebutnya.

Di usia yang masih belia ini, Tata telah banyak meraih prestasi. Dia juga menjadi pemain dalam mengawal timnas pada perhelatan Asian Games dan SEA Games. Untuk menuju ke sana, perjalanan panjang harus dilalui gadis jebolan Klub Mitra Utama Kediri ini. Seperti mengikuti ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov), kejuaraan nasional (kejurnas), juga Pekan Olahraga Nasional (PON).

Gadis yang gemar voli sejak kelas lima sekolah dasar ini pun memberikan semangat kepada generasi muda yang berkecimpung di olahraga voli. Terutama bagi pemuda Kota dan Kabupaten Kediri. Menurutnya akhir-akhir ini telah banyak anak-anak muda yang meminati olahraga voli. “Tetap semangat saja, karena saya bisa pasti kalian juga bisa,” ujarnya memberi semangat.

Dia berpesan untuk pemuda di Kediri untuk tetap latihan. Jangan sampai menyerah. Apabila ada cobaan, sarannya, harus tetap maju dan jangan melihat kebelakang. “Kalian punya mimpi dan raihlah mimpi itu,” tambahnya.

Rencana setelah Proliga ini Tata akan pulang di rumah dan kumpul bersama keluarga. Sebab, Juli nanti dia pun sudah akan mengikuti persiapan SEA Games. Dia pun juga berharap, untuk Proliga tahun depan bisa diselenggarakan lagi di Kota Kediri.

Sementara Mitra Alfa Mardhyka, kakak kandung Tata, mengungkapkan rasa bangganya atas apa yang dicapai Tata. “Pastinya bangga, dan keluarga selalu memberi doa serta dukungan pada Tata di setiap aktivitasnya,” kata Fafa saat dihubungi Jawa Pos Radar Kediri.

Fafa dan keluarga selalu berdoa agar Tata selalu diberikan kondisi yang prima, tentunya agar bisa menampilkan permainan bagus dan terhindar dari cedera. “Karena voli itu adalah pertandingan tim. Semoga Pertamina (JPE, Red) selalu kompak,” harapnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia