Kamis, 21 Feb 2019
radarkediri
icon featured
Features

Cantika Salma, Pelajar SMAN 1 Gurah Berkompetisi di Ajang Rising Star

Siapkan Lagu dan Jaga Kesehatan

28 Januari 2019, 19: 45: 07 WIB | editor : Adi Nugroho

BERBAKAT: Cantika Salma Alifia bersama orang tuanya, Heni Damayanti dan M. Yunan Faried, saat akan menjalani karantina di Jakarta.

BERBAKAT: Cantika Salma Alifia bersama orang tuanya, Heni Damayanti dan M. Yunan Faried, saat akan menjalani karantina di Jakarta. (Habibah Anisa - radarkediri.id)

Berlatar belakang keluarga musisi, bakat menyanyi Cantika Salma Alifia Faried

menurun dari ibunya. Sejak berusia lima tahun, ia telah menggeluti dunia tarik suara. Kini ia tengah berkompetisi dalam ajang pencarian bakat Rising Star.

I need you baby// And if it's quite all right// I need you baby// To warm the lonely nights// I love you baby // Trust in me when I say it's okay//

Syair lagu berjudul Can't Take My Eyes Off Of You itu mengalun indah dari bibir Cantika Salma Alifia Faried, Selasa malam itu (22/1). Di ruang tamu rumahnya, Jalan Sultan Agung, Desa Kranggan, Kecamatan Gurah, Cantika sedikit menunjukkan bakat vokalnya tersebut.

Di ruang itu, terlihat tumpukan koper berisi pakaian-pakaian yang akan dibawa menuju tempat karantina. “Besok pagi saya berangkat Jakarta untuk mulai karantina,” ujar siswi SMAN 1 Gurah ini.

Menggeluti dunia tarik suara sejak usia kanak-kanak, sudah banyak ajang pencarian bakat yang diikuti Cantika. Salah satunya ajang pencarian bakat Idola Cilik pada 2014. Namun sayang keberuntungannya masih tertunda, Cantika tidak lolos.

Tak hanya mengikuti lomba-lomba besar luar kota, ia juga mengikuti lomba yang diadakan di Kediri. Selain itu, banyak lomba-lomba lokal yang dia juarai. “Mengikuti Rising Star ini sudah yang kedua kali. Pada 2017 ikut namun tidak lolos,” ungkap pelajar kelahiran 5 Juni 2002 ini.

Meski begitu, gadis yang piawai memainkan alat musik gitar dan ukulele ini tidak menyerah. Kegagalan tak membuatnya menyerah. Bagi Cantika, kegagalan semakin membuatnya termotivasi untuk terus mengikuti ajang pencarian bakat. “Rasanya tidak puas kalau sampai lolos ke tahapan selanjutnya, jadi kalau misalnya gagal ya coba lagi,” paparnya.

Menyanyi adalah bakat Cantika. Sehingga ia tidak ingin bakatnya berhenti hanya karena tidak lolos audisi. Hingga akhirnya pada September 2018, Cantika mengikuti Rising Star untuk kali kedua. Ia pergi ke Surabaya untuk mengikuti beberapa tahapan audisi.

Karena belajar dari pengalaman sebelumnya, di tahap kedua yaitu Video Boot, Cantika tidak banyak berharap untuk lolos ke tahap selanjutnya yaitu Room Audition. “Saat itu sekolah sudah masuk, dapat kabar kalau aku lolos dipanggil ke Jakarta,” terangnya.

Seolah rezeki yang tertunda, kemudahan demi kemudahan menghampiri Cantika. Ketika di Room Audition, ia mendapatkan pujian dari Rossa, salah satu juri dalam ajang pencarian bakat, ketika sedang menyanyikan lagu Jealouse. Saat menyanyikan lagu itu, ia dipuji menyanyi meggunakan hati.

Empat yes pun Cantika dapatkan untuk masuk ke babak live audition yang pertama. Membawakan lagu Bukan Untukku karya Rio Ferbrian membuatnya maju ke babak selanjutnya, yaitu babak duel.

Babak duel tersebut akan ditayangkan di salah satu stasiun televisi lokal pada besok malam, Selasa (29/1), sekitar pukul 21.30 WIB. Untuk menghadapi babak selanjutnya, Cantika tidak hanya menyiapkan beberapa lagu. Ia juga harus menjaga kesehatan. Itu berat lantaran jauh dari orang tua. Sebab, semua peserta dikarantina selama sepuluh hari. Selama itu peserta dilarang membawa gawai atau alat-alat elektronik untuk komunikasi.

Keberhasilan Cantika, rupanya, tidak lepas dari peran Heni Damayanti dan M. Yunan Faried, orang tuanya. Pasangan suami istri tersebut mendukung bakat anaknya. “Mungkin karena ada faktor keturunan juga, mamanya kan mantan penyanyi,” terang Yunan.

Sebagai orang tua, Heni dan Yunan hanya mengarahkan dengan membantu mengembangkan bakat sang buah hati. Mereka membekali Cantika ilmu-ilmu yang dibutuhkan. Salah satunya dengan mengikuti kursus menyanyi.

(rk/baz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia