Kamis, 21 Feb 2019
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI

Masalah Legalitas Manajemen Persik Tuntas

Ganti Badan Hukum Baru, Suporter Sambut Gembira

24 Januari 2019, 10: 50: 33 WIB | editor : Adi Nugroho

BAHAGIA : Suporter saat memberikan semangat ke tim kesayangan yang sedang bertanding. Saat ini suporter boleh lega karena status manajemen sudah jelas.

BAHAGIA : Suporter saat memberikan semangat ke tim kesayangan yang sedang bertanding. Saat ini suporter boleh lega karena status manajemen sudah jelas. (Didin Saputro - radarkediri.id)

KEDIRI KOTA- Setelah musim lalu direpotkan dengan masalah legalitas, kini Persik Kediri telah memasuki babak baru. Legalitas tim yang belakangan ini menjadi pertanyaan banyak pihak, akhirnya menemui titik terang.

Manajemen telah memastikan legalitas Persik Kediri telah tuntas. Bahkan badan hukum tim yang lama pun diubah menjadi badan hukum baru. Sehingga, hal ini membuat Persik resmi menjadi tim profesional.

Pernyataan kepastian legalitas ini diungkapkan langsung oleh Sekretaris Umum Persik Subiantoro. Dia menyebut bahwa pihak pengurus telah menyelesaikan legalitas tim sebelum mengikuti Kongres PSSI di Bali, Minggu (20/1) silam. Bahkan saat kongres tersebut Persik juga dinyatakan secara resmi sebagai peserta Liga 2 musim depan dan sudah berbadan hukum.

“Artinya secara persyaratan legalitas tim sudah dinyatakan tuntas,” kata Toro usai menemui perwakilan suporter pada Selasa (22/1) malam.

Memang selama ini terkait kepastian legalitas tersebut salah satunya adalah tuntutan dari suporter. Toro menyebut pertemuan kepada suporter kemarin telah sesuai agenda manajemen.

Pihak manajemen menyampaikan kepada pendukung Persik tersebut bahwa keinginan mereka selama ini telah dipenuhi terutama terkait legalitas tim yang menjuarai Liga 3 2018 ini. “Kita sudah selesaikan semuanya. Untuk badan hukum, Persik saat ini meggunakan badan hukum baru,” jelasnya.

Di mana badan hukum Persik yang semula adalah PT Bola Mandiri kini diugantikan menjadi PT Kediri Djayati Perkasa. Perubahan tersebut dilakukan karena badan hukum yang lama tidak memungkinkan untuk dipakai lagi. Menurutnya, perubahan tersebut juga akibat dari permasalahan lama yang sulit di urai. Itu yang menjadi alasan pengurus dan manajemen mengomunikasikan dengan sejumlah pihak untuk dan disepakati membuat badan hukum baru.

“Dan alhamdulilah saat ini secara badan hukum maupun legalitas sudah sesuai dengan regulasi PSSI dan Persik secara sah bisa mengikuti Liga 2 mendatang,” terang Toro.

Memang regulasi terkait syarat legalitas tersebut disampaikan PSSI usai gelaran Liga 3 berakhir. PSSI menyatakan bahwa klub yang akan berkompetisi di Liga 2 harus memiliki badan hukum dan diwajibkan untuk melakukan registrasi ulang.

“Itu sudah kita lakukan, dan pada kongres kemarin kita juga dibacakan bahwa Persik legal secara hukum dan memenuhi syarat,” tandasnya.

Lebih lanjut, Toro menyebut bahwa ke depan ia berharap masalah legalitas ini sudah tidak perlu dipertanyakan lagi, karena saat ini semuanya sudah tuntas sesuai dengan regulasi PSSI. “Soal regulasi sudah selesai, soal legalitas juga sudah kita tanyakan kepada pengurus PSSI. Hasilnya, mereka juga sudah mengatakan tuntas,” tegasnya.

Menanggapi tuntasnya masalah legalitas tim, salah satu suporter Persik Mohan menyampaikan apresiasinya kepada manajemen. Dia berharap dengan ini semoga Persik bisa menjadi tim yang lebih baik lagi. “Saya pribadi merasa senang, karena tuntuan kami selama ini sudah dipenuhi oleh manajemen,” ucapnya.

Selama ini memang Persik Kediri dalam perjalanannya masih terkendala terkait legalitas tim. Bahkan pada musim lalu saat menjajaki Liga 3, tim berjuluk Macan Putih ini banyak diterpa kendala akibat dari belum selesainya legalitas. Salah satunya adalah boikot supporter yang sempat membuat manajemen risau dalam gelaran Liga 3 musim lalu.

(rk/baz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia