Kamis, 21 Feb 2019
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI

Seleksi Timnas U-22 Semakin Ketat

Bagas Masih Optimis

16 Januari 2019, 12: 51: 15 WIB | editor : Adi Nugroho

BANGGA : Septian Satria Bagaskara dipanggil Indra Sjafri seleksi Timnas U-22 di Jakarta.

BANGGA : Septian Satria Bagaskara dipanggil Indra Sjafri seleksi Timnas U-22 di Jakarta. (Didin Saputro - radarkediri.id)

KEDIRI KOTA- Kabar terbaru datang dari pemusatan latihan atau training center (TC) Tim Nasional Indonesia U-22 di Jakarta. Tak lama ini, Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri memulangkan tiga pemain pada akhir pekan pertama pemusatan latihan (TC). Yang menggembirakan, Septian Satria Bagaskara, striker Persik Kediri masih ada di jajaran skuat tim Garuda Muda ini.

Dalam informasi yang dikutip dari laman resmi PSSI, tiga pemain yang dipulangkan yakni kiper Hilman Syah dari PSM Makassar, serta dua gelandang Dalmiansyah Matutu asal Arema FC dan Yoga Pratama dari PSIM Yogyakarta. Dua pemain gelandang tersebut merupakan saingan Bagas dalam seleksi ini. “Semua pemain di sini bagus, juga berkelas dan rata-rata dari Liga 1. Kesempatan ini akan saya gunakan sebaik mungkin,” kata Bagas.

Meski pelatih Indra mencoret tiga pemain, ternyata ada tiga pemain tambahan yang dipanggil. Mereka adalah kiper Nadeo Argawinata asal Borneo FC dan dua gelandang Jayus Hariono asal Arema FC serta M Syafril Lestaluhu dari Persib U-19.

Dengan masuknya tiga pemain tersebut, komposisi skuat masih berjumlah 35 orang. Sebab masih ada tiga pemain yakni Egy Maulana, Saddil Ramdani, dan Ezra Walian belum bergabung.

Kondisi Bagas saat ini pun dalam keadaan fit. Pemain pencetak gol terbanyak di Liga 3 pada 2018 ini juga masih optimis sekaligus minta doa agar diberi yang terbaik. Sebab, persaingan semakin ketat bakal dihadapinya, hal tak mudah bagi Bagas karena pada seleksi pemusatan latihan tersebut sebagian besar jebolan timnas U-19. Termasuk Ezra Walian dan Dimas Drajat yang telah berpengalaman di dunia sepakbola Indonesia. “Ya semoga sajalah, kalau rejeki Insya Allah masuk,” ujarnya yakin.

Jika dilihat dari persyaratannya, penilaian tim pelatih terhadap pemain diambil secara komprehensif dengan mempertimbangkan segala aspek untuk mendapatkan komposisi pemain terbaik.

Di mana ada empat kriteria, yakni kemampuan skill, fisik, taktikal kecerdasan, dan mental. Itu ditambah informasi mengenai kesehatan dan fisioterapi, dan psikotes mereka, dengan semua aspek lainnya.

Sehingga bukan hanya dilihat dalam sesi latihan, para pemain proyeksi Timnas U-22 juga harus dipastikan sehat, serta diuji intelegensinya melalui psikotes. Menanggapi hal ini, Manajer Persik Kediri Beny Kurniawan mengaku bahwa Bagas sangat layak mengikut pemusatan latihan ini. Dia pun juga meminta dukungan dan doa kepada warga Kediri agar Bagas bisa memberikan yang terbaik.

“Bagas memang layak masuk timnas, permainannya luar biasa terutama untuk heading. Selain itu kekuatan kaki kanan dan kirinya juga bagus,” kata Beny.

Bagas sendiri merupakan pemain andalan Persik Kediri selama menjalani Liga 3 2018. Dia pun mendapat predikat top scorer dengan 21 gol tanpa penalti. Hal tersebut yang membuat pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri meliriknya.

Untuk diketahui, pemanggilan sejumlah pemain U-22 oleh Indra Sjafri pada (4/1) silam merupakan persiapan untuk menghadapi tiga turnamen di tahun 2019 yakni Piala AFF U-22, Kualifikasi Piala AFC U-23, dan SEA Games.

(rk/baz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia