Kamis, 21 Feb 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Selisih Ratusan Ton, Panen Padi Meningkat selama Tahun 2018

16 Januari 2019, 11: 30: 03 WIB | editor : Adi Nugroho

PANEN : Petani tampak sedang mengikat padinya yang siap diangkut.

PANEN : Petani tampak sedang mengikat padinya yang siap diangkut. (Ramona Valentin - radarkediri.id)

KEDIRI KOTA- Jumlah panen padi di wilayah Kota Kediri selama 2018 meningkat. Jumlahnya mencapai ratusan ton padi dibanding 2017. Curah hujan dan pencegahan serangan hama secara terus menerus menjadi faktor penyebab keberhasilan panen.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri Ita Sacharani menjelaskan kalau pada 2018, jumlah panen padi sebanyak 12.510 ton di lahan seluas 1.782 hektare. “Angka ini selisih 136 ton dari tahun sebelumnya,” terangnya. Pada 2017, jumlah panen sebesar 12.375 ton dengan luasan 1.892 hektare. Sebagian besar luasan panen berada di Kecamatan Mojoroto.

Ita menjelaskan kalau melihat tingkat produktivitasnya, maka pada 2017 sebesar 6,54 ton per hektare. Sementara pada 2018, sebesar 7,02 ton per hektare. “Ini menunjukkan tiap tahun meski luasan lahan panen berkurang, tingkat produktivitasnya justru naik,” beber Ita.

Beberapa faktor memang memengaruhi kenaikan panen padi di tahun 2018. Ita justru menyebut perubahan iklim menjadi faktor terbesar. Menurutnya, perubahan cuaca pada 2018 ternyata lebih mendukung sistem pertanian padi sehingga jumlah panen meningkat. “Selain itu, juga penerapan pertanian organik mampu membuat padi lebih tahan hama,”  terangnya.

Dijelaskan Ita, penggunaan produk organik untuk mencegah hama menjadi langkah tepat untuk menjaga kesinambungan produksi panen padi. “Karena dari alam untuk alam dan kembali ke alam. Bukan bahan kimia,” paparnya.

(rk/baz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia