Kamis, 21 Feb 2019
radarkediri
icon featured
PERSEDIKAB

Pemain Persedikab Masih Adem Ayem

15 Januari 2019, 18: 33: 08 WIB | editor : Adi Nugroho

persedikab

MASIH BERTAHAN: Kapten Persedikab Kediri M. Miftachul Huda masih memilih bertahan di dalam skuad. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Jeda kompetisi liga biasanya dimanfaatkan pemain mencari klub baru. Namun para punggawa Persedikab Kediri justru terlihat “adem ayem” dengan hal tersebut. Pasalnya, hampir semua pemain belum ada yang mengajukan surat keluar atau pindah.

“Hanya Muhammad Idris. Dia sepertinya meminta surat keluar kepada manajemen,” ungkap Media Officer Persedikab Kediri Dimas Andhika Pramayuga kepada Jawa Pos Radar Kediri melalui sambungan telepon kemarin sore.

Padahal, Idris merupakan salah satu rekrutan anyar dari skuad Bledug Kelud. Idris dikontrak manajemen Persedikab bersama Wimba Sutan. Keduanya kala itu dipersiapkan untuk menjalani babak grup pada putaran nasional 32 besar Liga 3 Nasional.

Logo Persedikab

Logo Persedikab

Berdasarkan keterangannya, Idris sempat bermain untuk PSID Jombang dan Deltras Sidoarjo. Sedangkan klub terakhirnya saat direkrut oleh Persedikab adalah Maung Anom Bandung. Meskipun begitu, Dimas mengaku belum mengetahui ke mana Idris akan berlabuh. “Baru meminta surat keluar saja, belum ada informasi terkait hal itu (proses transfer),” imbuhnya.

Sementara Idris sudah meminta surat keluar kepada manajemen, Wimba justru sebaliknya. Penyerang senior di tim Persedikab tersebut masih belum memutuskan masa depannya. Ia masih memilih bertahan dalam skuad Bledug Kelud.

Menurut Dimas, pihaknya juga belum menerima kabar bahwa ada pemainnya yang sudah dilirik tim lain. Apalagi pembicaraan lebih jauh seperti halnya proses transfer itu sendiri.

Lebih lanjut, kerangka tim masih tidak akan berbeda jauh dengan pada musim sebelumnya. Para pemain juga masih memilih bertahan dan menunggu perkembangan. Belum ada lagi selain Idris yang memutuskan untuk berpindah haluan.

Seperti halnya sang kapten Persedikab M Miftachul Huda yang masih berada dalam tim. Ia pun secara teknis masih terdaftar sebagai pemain Bledug Kelud. Belum ada pembicaraan labih jauh apakah Mifta akan memutuskan untuk hengkang atau terus bertahan.

Pasalnya, tim kepelatihan Persedikab juga belum bisa memastikan pemain mana saja yang akan tetap dikontrak nantinya. Hal itu salah satunya disebabkan belum adanya kepastian aturan terkait kuota pemain ke depannya. Menurutnya, pihak manajemen baru bisa memastikan kerangka tim saat regulasi sudah jelas.

(rk/rq/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia