Minggu, 24 Mar 2019
radarkediri
icon featured
PERSEDIKAB

Pertimbangkan Regulasi Pemain Senior di Liga 3

Lima Pemain Masuk Kategori Senior Musim Depan

11 Januari 2019, 14: 53: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

NAIK KELAS: Yulistiono, pemain tengah Persedikab Kediri yang akan masuk kategori pemain senior musim depan.

NAIK KELAS: Yulistiono, pemain tengah Persedikab Kediri yang akan masuk kategori pemain senior musim depan. (Andhika Attar - radarkediri.id)

KEDIRI KABUPATEN- Pembatasan usia memang diberlakukan untuk klub yang berlaga di Liga 3. Karena kompetisi tersebut memang diperuntukkan bagi pemain U-23. Itu artinya, musim depan ada lima pemain Persedikab Kediri yang masuk kategori senior.

Kelima pemain tersebut adalah Yulistono, M. Bagus, M. Fahmi, Yogi Setiawan, dan Sandy Arya. Padahal jika berkaca pada regulasi terakhir, kuota pemain senior hanya diperbolehkan tiga pemain saja. Artinya, mereka akan memperebutkan tempat untuk tetap bisa bertahan dalam skuad Bledug Kelud.

“Tentunya akan ada proses seleksi dari tim pelatih. Namun hal tersebut masih jauh. Belum ada kepastian soal siapa yang dipertahankan dan dilepas,” ujar Media Officer Persedikab Kediri Dimas Andhika Pramayuga kepada Jawa Pos Radar Kediri kemarin siang.

Lebih lanjut, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi keputusan tersebut. Salah satu alasan belum bisa dipastikannya hal tersebut karena regulasi kuota pemain belum jelas. Oleh karena itu, pihaknya mengaku masih menunggu hasil keputusan resmi dari PSSI terlebih dulu.

“Baru nanti jika sudah ada keputusan boleh memakai pemain senior berapa, kami bisa memutuskan. Soalnya terkadang berubah-ubah peraturannya. Kami belum berani spekulasi,” papar Dimas.

Menurutnya tim pelatih memang telah memiliki beberapa gambaran atau kerangka pemain. Yaitu siapa saja yang akan dipertahankan. Namun, kembali lagi, pihaknya masih melihat perkembangan terbaru. Jika sesuai rencana awal, mungkin kerangka tim tidak akan terlalu jauh melenceng dari gambaran.

Lebih lanjut, melihat para pemain yang telah masuk usia senior tersebut pihaknya tentu akan melakukan regenerasi. Tim pelatih Persedikab akan mencari bibit-bibit muda berbakat lainnya. Tentu saja, untuk mengisi kuota pemain yang kosong tersebut.

Salah satu ajang pencarian bakat yang akan dimanfaatkan pihaknya adalah gelaran Porprov 2019 yang diadakan di Lamongan. Menurut Dimas, akan banyak bakat yang bisa ditemukan lewat ajang tersebut. Pasalnya, bakat-bakat terbaik dari berbagai daerah akan menampilkan keahliaannya di ajang tersebut.

Namun, bukan berarti manajemen Persedikab Kediri akan dengan mudah mendapatkan pemain incarannya. Pasalnya, penghuni liga 3 lainnya hampir bisa dipastikan akan menggunakan strategi yang sama. Dengan menjadikan Porprov tersebut sebagai ladang mendulang “emas”.

“Kami akan memanfaatkan semua kesempatan yang ada untuk membangun tim kebanggaan warga Kediri ini lebih baik lagi,” pungkas Dimas.

(rk/baz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia