Rabu, 27 Mar 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Ririn Bantah Keterangan Djony

Mengaku ke Pare karena Diajak Saksi Korban

10 Januari 2019, 14: 05: 32 WIB | editor : Adi Nugroho

SENDIRI: Terdakwa Ririn belum didampingi PH hingga sidang kemarin.

SENDIRI: Terdakwa Ririn belum didampingi PH hingga sidang kemarin. (Habibah Anisa - radarkediri.id)

KEDIRI KABUPATEN – Ririn Septifiana, 39, kukuh mempertahankan alibinya. Terdakwa kasus percobaan pembunuhan Pare itu tetap ngotot bila dirinya tak bersalah. Termasuk saat korbannya, Djony Suwono, 44, memberikan kesaksiannya kemarin.

Dalam sidang lanjutan kasus itu di PN Kabupaten Kediri itu, Ririn membantah keterangan dari korban yang juga mantan atasannya di Bank Sinarmas kantor cabang Kediri itu.

“Saya menyerang Djony karena mempertahankan diri,” dalih Ririn saat ditanya hakim terkait keterangan saksi korban.

Sidang yang berlangsung di Ruang Cakra itu diawali dengan pertanyaan standar hakim kepada saksi. “Apa saksi kenal dengan terdakwa?” tanya Guntur Pambudi, hakim ketua. Pertanyaan itu kemudian disambut dengan ucapan mengiyakan dari saksi yang beralamat di Perumahan Pakuwon Indah Cluster The Mansion Surabaya itu.

Antara saksi korban dan terdakwa memang terjalin hubungan kerja. Djony adalah kepala bidang sekuritas di Bank Sinarmas kantor cabang Kediri. Sementara Ririn adalah salah seorang staffnya. Dalam sidang, Djony mengaku ke Pare saat itu atas ajakan Ririn. “Saya saat itu diajak untuk menemui klien yang direkomendasikan temannya,” terang Djony mengingat kejadian pada 25 September 2018 itu.

Saat menunggu teman Ririn datang, Djony bermain gawai. Tiba-tiba dia merasa ada benda tumpul menghantam kepalanya. “Saya bahkan tidak merasa ada benda tajam menyayat leher karena sibuk menahan tangan Ririn,” terangnya.

Djony juga menjelaskan mengenai bisnis sampingannya bersama terdakwa. Menurutnya, selama ini wanita yang juga sarjana hukum itu meminjam Rp 150 juta. Perjanjiannya diangsur setiap tanggal 25 dengan bunga 5 persen.

Keterangan Djony itu langsung dibantah oleh Ririn saat ditanya hakim. Terdakwa yang kemarin tetap belum didampingi penasehat hukum tersebut mengaku telah melunasi utang pada bosnya itu.

Bahkan, keterangan Djony yang mengaku ke Pare karena diajak Ririn juga dibantah. “Bukan saya yang mengajak, namun beliau yang mengajak saya,” aku Ririn. Mendengar jawaban wanita warga Perum Griya Intan Permai, Kota Kediri itu, Djony tetap pada keterangannya.

Sidang akhirnya ditunda karena Ririn tak mengajukan saksi meringankan. Rencananya, sidang minggu depan berisi agenda keterangan terdakwa.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia