Jumat, 18 Jan 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Dua ABG Jadi Pencuri Spesialis di Musala

09 Januari 2019, 17: 40: 40 WIB | editor : Adi Nugroho

Pencuri Musala

Pencuri Spesialis Musala (Ilustrasi: Afrizal - radarkediri.id)

Dua bocah bau kencur ini memang keterlaluan. Demi mengejar tambahan untuk uang jajan keduanya melakukan tindakan tercela. Mencuri! Yang keterlaluan, sasaran pencuriannya selalu musala.

Cerita tak layak ditiru ini berawal ketika MM, 14, dan ABP, 15, ngopi di warung sekitar GOR Jayabaya pada Senin (7/1) sekitar pukul 22.00 WIB. Ketika melewati tengah malam keduanya beranjak pulang. Sebelum pulang ke Desa Joho, Semen, Kabupaten Kediri, keduanya melewati salah satu musala di Kelurahan Tamanan, Mojoroto, Kota Kediri. Nah, di musala ini keduanya melihat ada seseorang yang tertidur. Sementara, di sampingnya tergeletak HP Samsung Duos warna putih.

“Handphone itu diambil oleh kedua tersangka,” terang Kapolsek Mojo AKP Wahana.

Yang bertugas mengambil handphone itu adalah MM. Sementara ABP tetap berada di motor. Usai mengembat HP mereka segera kabur. Namun, keduanya tak tak meneruskan perjalanan pulang. Malah berbalik arah. Menuju ke arah selatan. Ke arah Kecamatan Mojo.  

Keduanya kemudian tiba di Musala Kudus, di Desa Sukoanyar, Mojo, Kabupaten Kediri. Setan kembali menggelayuti otak kriminal dua bocah ini. Motor mereka berhenti di depan musala. Berniat mengambil uang di kotak amal musala yang tengah tak ada orang itu.

Seperti pencurian pertama, MM yang turun sebagai ‘eksekutor’. Sedangkan ABP bersiaga di motornya dengan mesin yang dimatikan. MM kemudian mengutak-atik satu kotak amal di musala tersebut. Mengambil uang yang ada di dalamnya.

Apes bagi keduanya, ada warga yang memergoki ulah tersebut. “Saksi curiga karena ada orang yang sedang berada di motor dekat musala dan melihat-lihat sekitar,” cerita Wahana.

Oleh warga, kedua bocah itu segera ditangkap. Kemudian dibawa ke Polsek Mojo. Beserta barang bukti berupa kotak amal kayu yang baru mereka jarah. Mulut kotak amal itu terbuka agak lebar. Namun tidak sepenuhnya rusak.

Berdasarkan pengakuan dari kedua anak tersebut, mereka baru mengambil uang sebanyak Rp 50 ribu. Setelah itu aksi mereka tepergok warga sekitar. Saat diperiksa di Kantor Polsek Mojo, keduanya mengaku mengambil uang untuk uang jajan tambahan.

Polsek Mojo mengamankan barang bukti berupa satu buah kotak amal yang terbuat dari kayu, satu buah handphone Samsung, dan satu buah sepeda motor Honda Beat yang mereka gunakan untuk berkendara. “Sementara barang bukti kami amankan untuk penyidikan lebih lanjut,” imbuh Wahana.

(rk/baz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia