Rabu, 27 Mar 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Denda untuk Penjual Miras Capai Rp 1 Juta

08 Januari 2019, 11: 44: 31 WIB | editor : Adi Nugroho

ILEGAL : Sukarmi dan Suprijanto yang tertangkap menjual miras saat mengikuti sidang tipiring di PN Kota Kediri.

ILEGAL : Sukarmi dan Suprijanto yang tertangkap menjual miras saat mengikuti sidang tipiring di PN Kota Kediri. (Iqbal Syahroni - radarkediri.id)

KEDIRI KOTA– Enam penjual minuman keras (miras) ilegal di wilayah hukum Polsek Kediri Kota disidangkan secara bersamaan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri, kemarin. Persidangan digelar di ruang Candra pukul 10.00 WIB dipimpin Hakim Ketua Charni Wati Ratu Mana.

Keenam penjual miras itu sebelumnya terjaring operasi Unit Sabhara Polsek Kediri Kota selama tiga minggu terkahir. Dua terdakwa mendapat sanksi denda masing-masing Rp 1 juta. Mereka adalah Sukarmi, 59, warga Kelurahan Setonopande, Kota Kediri, dan Suprijanto, 55, warga Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri.

Dari Karmi barang bukti (BB)-nya, dua botol miras Kuntul di botol air mineral ukuran 330 ml. Sedangkan Prijanto, dua botol miras Kuntul ukuran 920 ml yang masih tersegel.

“Itu denda terbesar dari persidangan tipiring Polsek Kediri Kota hari ini (kemarin, Red),” ujar Kanit Sabhara Polsek Kediri Kota Iptu Ali Samsul Alam.

Saat didatangi polisi, awalnya Karmi tidak mengaku. Namun ketika dicek di warkopnya, ditemukan satu botol miras Kuntul. Begitu pula di warkop Prijanto.

Keempat penjual miras lainnya adalah Tutik, 52, warga Kelurahan Semampir, dengan BB satu botol sisa Kuntul 50 ml. Dia didenda Rp 750 ribu.

Ketiga penjual lainnya berasal dari Kelurahan Dandangan. Masing-masing Budianto, 38, Sugito, 60, dan Sri Utami, 56. Budianto didenda Rp 750 ribu karena ditemukan 3 botol arak Jowo (arjo) di botol air mineral 600 ml di warkopnya.

Sugito dikenai denda Rp 500 ribu karena menyimpan dua botol arjo 600 ml. Sedangkan Sri didenda Rp 500 ribu, dengan BB dua botol arjo 600 ml. “Keenamnya memilih membayar denda, daripada dikurung selama tujuh hari,” imbuh Ali Samsul.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia