Jumat, 18 Jan 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Truk Ayam vs Honda A-800, Pengendara Tewas

Hindari Konvoi, Tabrak Tetangga

07 Januari 2019, 13: 42: 47 WIB | editor : Adi Nugroho

RINGSEK: Petugas Laka Lantas Polres Kediri memperlihatkan truk ayam  yang tabrak pengendara motor di Pule, Kandat, kemarin (5/1).

RINGSEK: Petugas Laka Lantas Polres Kediri memperlihatkan truk ayam yang tabrak pengendara motor di Pule, Kandat, kemarin (5/1). (Habibah Anisa - radarkediri.id)

KEDIRI KABUPATEN – Niatan Budiono menghindari jalur konvoi yang dilewati Persikmania merayakan kemenangan Persik di Liga 3. Siapa sangka upaya itu justru membuatnya terlibat masalah yang sangat serius. Kendaraan yang dikemudikannya menabrak pengendara motor ketika melintas di Desa Pule, Kandat. Akibatnya, pengendara motor pun meninggal dunia.

Kejadian itu terjadi kemarin, Sabtu (5/1). Warga Dusun Pule Utara, Desa Pule, Kandat, itu mengendarai pikap bermuatan ayam potong. “Saat itu saya baru isi bensin. Dan melanjutkan perjalanan mau ke Blitar untuk mengambil ayam,” terang lelaki berusia 29 tahun ini.

Maut Menjemput di Jalanan

Maut Menjemput di Jalanan (Ilustrasi: Afrizal - radarkediri.id)

Budianto saat itu mengendarai Suzuki Carry pikap bernomor polisi AG 9402 GF. Saat itu dia melaju dari arah perempatan Jimbun, melintasi Jalan Totok Kerot ke arah Blitar. Namun karena bakal ada arak-arakan konvoi Persik, sopir di tempat pemotongan ayam itu memilih untuk putar balik. Dia berniat lewat Desa Pojok, Wates.

Semula perjalanan berjalan dengan lancar. Budianto mengaku melajukan kendaraan dengan kecepatan sedang. Namun setibanya di lokasi kejadian, sekitar dua ratus meter dari perempatan Jalan Totok Kerot, ada sepeda motor yang menyeberang mendadak.

“Dari arah jalan persawahan, ada sepeda motor yang dikendarai Samidi. Dia warga Dusun Pule Selatan, desa yang sama dengan Budianto,” Jelas Kanit Lantas Polres Kediri Ipda Kevin Ibrahim.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, karena motor datang tiba-tiba Budianto tidak bisa menghindar. Pikap ayam itu langsung menabrak Samidi dengan motor Honda A-800-nya. Membuat kakek berusia 60 tahun itu terpental. Di lokasi kejadian tampak bekas roda yang bergesekan dengan aspal.

Warga langsung menghubungi Polsek Kandat. “Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong,” imbuh Kevin.

Dari keterangan yang didapatkan, Samidi memiliki pengelihatan yang buruk. Sehingga perlu menggunakan kacamata. Bahkan laki-laki yang bekerja sebagai petani ini berkali-kali diingatkan. Namun karena tidak nyaman saat kejadian ia tidak menggunakan kacamata.

“Samidi mengalami memar di bagian kepala bagian belakang, luka lecet pada pelipis dan jari-jari kaki,” terang laki-laki berpangakat balok emas satu itu.

Untuk proses selanjutnya, barang bukti berupa satu sepeda motor dan satu mobil diamankan di Polsek Kandat. Sedangkan Budianto dibawa ke Lantas untuk dimintai keterangan.

(rk/baz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia