Rabu, 27 Mar 2019
radarkediri
icon featured
Features
Mohammad Zuhdi Sasongko

Dari The Beatles ke Tohpati

21 Desember 2018, 15: 57: 49 WIB | editor : Adi Nugroho

zuhdi

Mohammad Zuhdi Sasongko (Erzha Tria - radarkediri.id)

Sebagai pecinta musik, Mohammad Zuhdi Sasongko punya cita-cita besar mendatangkan musisi nasional ke daerahnya. Hal itulah yang terwujud tahun 2014 lalu. Mendatangkan dua musisi ternama, yakni Tohpati dan Donni Suhendra adalah pencapaian luar biasa waktu itu. “Itu adalah mimpi yang jadi nyata,” ujar pria yang juga dosen di Universitas Nusantara PGRI Kediri ini.

Menurutnya, mendatangkan dua gitaris jazz handal itu merupakan prestasi yang tak ternilai. Meski harus menanggung biaya yang tak sedikit, pria yang berdomisili di Trenggelek ini mengaku bangga dan sangat bahagia bisa memenuhi angan-angannya sejak lama. “Dari dulu saya sering nonton konser jazz, khususnya Tohpati. Makanya senang banget bisa menghadirkan mereka di Trenggalek,” ungkap pemilik usaha Cafe Cengkeh.

Apalagi di Trenggalek, kedatangan musisi nasional bisa dibilang masih jarang. Berharap bisa ikut menaikkan wisata di kotanya, Zuhdi mengaku ke depan ingin terus mendatangkan musisi-musisi terkenal lain. “Jazz dan wisata bisa dipadukan dengan menarik dan saya harapkan bisa ikut mengangkat nama Trenggalek,” paparnya.

Awalnya, Zuhdi kecil menyukai musik dari berbagai genre. Mulai dari The Beatles yang ditularkan oleh sang ayah. Hingga musik-musik rock yang didengarkan dari kaset-kaset sang kakak. Dari sanalah, kecintaannya akan musik muncul. Makanya, tak heran ketika masa SMA, bapak dua anak ini  kerap menjuarai festival musik bersama bandnya. Zuhdi sendiri berposisi sebagai gitaris.

Namun usai kuliah, kecintaannya pada musik makin mengerucut ke musik jazz. Apalagi saat kuliah di STIESA Surabaya, ia kerap menjumpai konser-konser musik jazz. Di antaranya Tohpati, yang beberapa kali manggung di sana.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia