Rabu, 27 Mar 2019
radarkediri
icon featured
Show Case

Semua Berawal dari Uang Saku saat Kuliah 

11 Desember 2018, 12: 00: 19 WIB | editor : Adi Nugroho

aditya

ULET: Aditya Dewan saat melayani pelanggannya. (Erzha Yuli - radarkediri.id)

Bermodalkan uang saku bulanan pemberian orangtua, Aditya Dewan, 30,  mampu merajut mimpinya membuka usaha. Setelah banyak yang ia geluti, kini ia sukses mengembangkan bisnis aksesoris motor touring. “Saya memang suka dunia otomotif,” ujar pria yang berdomisili di Winong, Kabupaten Nganjuk ini.

Ketertarikan Aditya pada dunia usaha ini berawal dari semasa ia kuliah. Saat itu, menyisihkan sebagian dari uang sakunya, alumnus Universitas Trunojoyo Madura mencoba peruntungan dengan berjualan jam tangan. “Dari uang saku Rp 1 juta, Rp 700 ribu saya sisihkan buat modal,” ungkapnya.

Dari sanalah, insting bisnisnya terasah. Memang tak langsung berhasil, namun keuletannya membuatnya konsisten menjalankan bisnis.

Sempat terpikir membuka lapangan futsal, kini bapak satu anak ini enjoy dengan usaha otomotif. Khususnya terkait dengan aksesoris motor touring. Hal ini selaras dengan hobinya di dunia motor. “Pertama dulu hanya jualan empat box motor,” ungkap anggota komunitas Yamana Vixion Club Indonesia (YVCI) Nganjuk.

Dalam berbisnis, Aditya sangat menjaga kepercayaan dari klien. Pemilik toko aksesoris motor ABS Nganjuk selalu jujur soal kualitas barangnya. Kalau memang kualitasnya bagus, ia mengatakan bagus. Begitu juga kalau ada yang kurang. “Ketika saudara kenapa harus menipu sesama saudara,” ucapnya.
Kepercayaan yang terus terjaga membuat usahanya berkembang. Apalagi komunitasnya juga sangat mendukung. Lambat laun,  ia mampu memperluas usaha yang dimilikinya dan memiliki toko sendiri. Omzetnya mencapai  puluhan juta rupiah per minggu. Dibantu dengan keluarga dan sang istri ada lebih dari 20 brand yang ia jual saat ini. (dg2)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia