Sabtu, 15 Dec 2018
radarkediri
icon featured
Politik

Hasil Tes CPNS Kediri: Yang Ikut SKB 906 Orang

05 Desember 2018, 18: 55: 30 WIB | editor : Adi Nugroho

Hasil Tes CPNS Kediri: Yang Ikut SKB 906 Orang

KEDIRI KABUPATEN- Akhirnya, siapa-siapa peserta tes CPNS yang lolos seleksi kompetensi dasar (SKD) keluar. Kemarin, Pemkab Kediri mulai mengumumkan hasil tersebut di situs resmi mereka. Jumlahnya, sebanyak 906 peserta. Mereka inilah yang berhak mengikuti ujian seleksi kompetensi bidang (SKB).

“Silakan langsung dicek pada website resmi kami. Di sana bisa dilihat nama-nama peserta yang lolos SKD,” ujar Pelaksana Tugas (plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kediri Krisna Setiawan kepada Jawa Pos Radar Kediri kemarin.

Kepastian tersebut didapatkan pada Senin (3/12). Yaitu setelah mengadakan rapat di kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional 2 Surabaya. Di sana hadir seluruh perwakilan badan kepegawaian daerah (BKD) kabupatan dan kota se-Jatim yang membuka penerimaan CPNS.

Salah satu agenda utama rapat tersebut adalah terkait pengumuman hasil SKD itu. Adapun BKN ingin daerah segera mengumumkan hasil tersebut melalui media masing-masing instansi. Alhasil, sepulang dari rapat tersebut kemarin BKD Kabupaten Kediri langsung merumuskannya. Hingga akhirnya disepakati bahwa pengumuman akan diunggah lewat situs Pemkab Kediri.

Terkait penentuan peserta yang lolos SKD tersebut, pihaknya menjelaskan bahwa hal itu menjadi wewenang Panselnas. Ia menambahkan bahwa daerah hanya diberikan mandat untuk mengumumkannya kepada masyarakat. “Semuanya dari Pusat, kami hanya terima jadi,” akunya.

Lebih lanjut, ada dua kelompok peserta yang dinyatakan lulus SKD tersebut. Pertama adalah peserta yang lulus murni sesuai passing grade. Sedangkan yang kedua adalah peserta dengan nilai passing grade yang telah diturunkan. Yaitu nilai kumulatif SKD jenis formasi umum dan cumlaude paling rendah 255. Sedangkan untuk formasi Honorer K2 paling rendah adalah 220.

Lebih lanjut, semua peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan untuk mengikuti ujian SKB. Namun, tidak untuk tenaga honorer K2. Mereka tidak akan mengikuti ujian SKB seperti peserta dari formasi umum.

Meskipun begitu, bukan berarti mereka dapat langsung lolos dan menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Tetap ada tahapan yang harus mereka lalui. Sebagai ganti ujian SKB, mereka akan dinilai berdasarkan masa kerjanya.

Oleh karena itu, para tenaga honorer K2 tersebut diwajibkan untuk melakukan verifikasi dokumen. Dokumen yang harus dibawa antara lain surat keputusan (SK) pengangkatan pertama sampai dengan terakhir. Selain itu, mereka juga harus membawa SK pembagian tugas mengajar tiap tahun dari pertama sampai terakhir. Keduanya harus disertakan SK asli dan fotokopinya.

Lebih lanjut, karena harus menyerahkan dokumen langsung, mereka harus mengantarkannya ke BKD Kabupaten Kediri. “Kami harapkan kehadirannya pada Kamis (6/12) untuk melakukan verifikasi,” tegasnya.

Tak hanya itu, formasi guru dan memiliki juga diharapkan datang ke BKD Kabupaten Kediri. Hanya saja bagi mereka yang memiliki sertifikat pendidik linier dengan jabatan yang dilamar. Adapun mereka diminta untuk melakukan verifikasi pada Jumat (7/12).

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia