Sabtu, 15 Dec 2018
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Jelang Natal, Harga Telur Ayam Meroket

03 Desember 2018, 16: 17: 38 WIB | editor : Adi Nugroho

telur ayam

MAKIN MAHAL: Kusmanto memasarkan dagangan telur ayamnya di Pasar Setonobetek, Kota Kediri. Jelang Natal dan Tahun Baru harga komoditas ini naik. (RAMONA VALENTIN - Radar Kediri. JawaPos.com)

KEDIRI KOTA – Menjelang Natal dan Tahun Baru harga telur naik. Dari semula stabil Rp 19 ribu menjadi Rp 23 ribu per kilogram (kg). Hal ini terjadi sejak satu minggu terakhir.

“Harga telur ayam naik terus. Dari Rp 19 ribu menjadi Rp 23 ribu sekilonya. Naiknya selama satu minggu ini,” ungkap Kusmanto, pedagang telur di Pasar Setonobetek, kemarin.

Kenaikan harga bertahap sebesar Rp 500. Faktor penyebabnya mendekati hari Natal dan Tahun Baru 2019. Selain harga naik, pria 52 tahun ini mengaku, stok telur pun cenderung terbatas.

Ini lantaran distributor telur Kediri juga memasok kebutuhan telur ayam di wilayah Lampung, Jakarta, dan Bima. “Makanya stok Kediri jadi terbatas, biasanya saya bisa dapat 8 kuintal. Sekarang cuma 3 sampai 4 kuintal saja,” imbuhnya. Pengiriman barang pun mengalami keterlambatan.

Namun, kendati harga naik hingga Rp 4 ribu per kilogramnya, Kusmanto mengatakan, daya beli masyarakat masih stabil. Faktor kebutuhan menjadi salah satu alasan konsumen membeli.

Masih di lokasi yang sama, Nur Wahyu, pedagang telur di toko kelontong, mengatakan, kenaikan harga telur mendekati Hari Besar adalah hal biasa. Makanya, stok yang diberikan agen di tokonya pun tak sebanyak biasanya. Padahal permintan telur terus ada dan tidak pernah menurun.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia