Sabtu, 15 Dec 2018
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI

Persik Tuan Rumah Liga 3 Nasional

Persedikab Rekrut Mantan Persebaya Surabaya

20 November 2018, 11: 07: 22 WIB | editor : Adi Nugroho

stadion brawijaya kediri

SERIUS: Alvin Bayu Romadon, kiper cadangan Persedikab saat berlatih di Stadion Canda Bhirawa. Stadion ini menjadi alternatif Stadion Brawijaya. (DIDIN SAPUTRO - RadarKediri.JawaPos.com)

KEDIRI KOTA - Persik Kediri resmi menjadi tuan rumah Grup G babak 32 besar Liga 3 Nasional. Skuad Macan Putih itu akan menggunakan Stadion Brawijaya sebagai lokasi pertandingan.

Yang menarik, selain menunjuk Stadion Brawijaya, PSSI juga menunjuk Stadion Canda Bhirawa (CB) Pare. Namun, stadion yang biasa jadi home ground Persedikab itu menjadi stadion alternatif.

Kabar mengenai persetujuan PSSI kepada dua stadion di Kediri itu disampaikan oleh Media Officer Persik Candra Adi Surya. “Itu bisa menjadi motivasi pemain agar memetik poin penuh (di setiap pertandingan),” ucapnya.

Menurut Candra, penunjukan itu menjadi keuntungan bagi Persik. Di antaranya mendapat dukungan penuh dari suporternya, Persikmania.

Manajer Persik Beni Kurniawan menambahkan, menjadi tuan rumah harus memiliki beberapa syarat. Yaitu klub memiliki home ground yang layak. Serta memiliki penerangan yang cukup. Dan itu sudah dimiliki Stadion Brawijaya.

“Dengan menjadi tuan rumah insya Allah peluang Persik juara grup semakin besar,” harap Beni.

Menjadi tuan rumah juga bisa menghemat biaya yang harus dikeluarkan Persik. Apalagi lawan di grup G lokasinya jauh. Seperti PSN Ngada dari NTT dan Persitoli Tolikara, Papua. Satu tim lagi di grup ini adalah Metro FC Kabupaten Malang.

Disinggung soal persiapan, Beni mengaku timnya sudah siap tempur. Meskipun sempat jeda pertandingan selama 2 bulan. Mereka kini tengah mempersiapkan personel tambahan. Yakni Rudi Voller asli ternate dari klub asal Persibas Banyumas di posisi sayap. Dadang Trisimon asal klub Malang United bermain menjadi bek tengah. Dan terakhir Usman Diarra, pemain keturunan Mali yang akan menjadi striker. Diarra sebelumnya bermain untuk Persikabo Bogor.

Rencananya, babak 32 besar itu akan bergulir mulai 26 November hingga 2 Desember. Dari masing-masing grup diambil dua tim. Juara dan runner up.

Sementara itu, gerak cepat juga dilakukan oleh manajemen Persedikab Kediri. Setelah lolos ke babak 32 besar Liga 3 Nasional, mereka langsung mengontrak dua pemain baru. Yaitu Wimba Sutan F., striker, dan Muhammad Idris, full back.

“Memang kebutuhan tim. Butuh sosok berpengalaman yang dapat memandu pemain-pemain muda lain,” aku pelatih Persedikab Kediri Bambang Drajad saat dihubungi Jawa Pos Radar Kediri.

Lebih lanjut, ia juga butuh pemain baru untuk menggantikan sosok Gidion Fendi yang terkena sanksi. Manajemen pun menilai Wimba adalah sosok yang paling tepat untuk mengisi lubang tersebut.

Wimba mempunyai track record panjang dalam sepak bola Indonesia. Dia pernah bermain untuk Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Persija Jakarta, dan Deltras Sidoarjo. “Kami butuh pengalamannya. Selain itu dia juga memiliki penyelesaian akhir yang bagus,” ungkap Bambang.

Dari hasil latihan bersama skuad Bledug Kelud, Wimba menunjukkan kemampuan itu. Selain itu juga cepat beradaptasi dengan tim. “Yang terpenting adalah attitude dia bagus,” pujinya.

Dengan perekrutan dua pemain anyar tersebut, Bambang berharap dapat membantu Bledug Kelud lolos dari fase grup. Selain itu, Bambang juga berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah serta masyarakat Kabupaten Kediri.

Bila Wimba sudah mulai latihan, lain hal dengan Idris. Menurut keterangan Media Officer Persedikab Kediri Dimas Andhika Pramayuga, Idris belum ikut latihan. Manajemen berharap pemain tersebut segera bergabung.

Idris dikontrak manajemen dari klub Maung Anom  Bandung. Sebelumnya, Idris juga pernah bermain untuk PSID Jombang dan Deltras Sidoarjo. “Kedua pemain ini sebenarnya telah lama dipantau oleh manajemen Persedikab,” ungkap Dimas.

Berdasarkan informasi yang digali Jawa Pos Radar Kediri, manajemen ditengarai sedang mengincar seorang pemain lagi. Namun belum ada kepastian dan siapa sosok yang akan diambil.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia