Selasa, 26 Mar 2019
radarkediri
icon-featured
Events

Wabup Masykuri Lepas sekaligus Gabung Tim Ekspedisi Wilis I

18 November 2018, 13: 32: 38 WIB | editor : Adi Nugroho

ekspedisi wilis

GALI PENGETAHUAN: Wabup Masykuri (4 dari kiri) dan Pemred JPRK Mahfud saat melepas tim ekspedisi di Tebing Prongos. (IQBAL SYAHRONI - RadarKediri.JawaPos.com)

KEDIRI KABUPATEN – Langkah kecil, namun berarti, kemarin mulai dijejakkan oleh belasan anggota tim Radar Kediri-Gudang Garam Ekspedisi Wilis I. Dari tebing nan eksotis di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, langkah itu dimulai. Ya, dari lokasi yang lebih dikenal dengan Tebing Prongos itu rombongan ekspedisi memulai upaya. Menyingkap sedikit tabir misteri yang selama ini melingkupi Gunung Wilis.

Tim ekspedisi itu beranggotakan 18 orang. Sebagian merupakan awak redaksi dan fotografer Jawa Pos Radar Kediri. Yang menarik, di dalamnya termasuk Wakil Bupati Masykuri. Pejabat ini selama ini memang dikenal sangat dekat dengan kegiatan-kegiatan yang berbau alam. Termasuk beberapa kali melakukan hiking di berbagai gunung.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu. Karena bertujuan untuk membuat literasi tentang Gunung Wilis,” sebut Masykuri.

Selama ini Gunung Wilis, menurut sang wabup, masih diliputi misteri besar. Belum banyak catatan atau kisah yang terpublikasikan terkait dengan gunung yang menjadi batas dari enam daerah tersebut. “Bahkan,  belum ada yang bisa memastikan dengan tepat berapa ketinggian puncak Gunung Wilis,” sebut Masykuri.

Karena itulah, ekspedisi kemarin bertujuan untuk melakukan eksplorasi terhadap gunung tersebut. Mengungkap banyak hal yang selama ini masih belum terungkap. Seperti soal keanekaragaman hayati, potensi alam, dan potensi wisatanya.

Kemarin, Wabup Masykuri juga memimpin seremoni sederhana pelepasan tim. Dengan didampingi oleh Pemimpin Redaksi (Pemred) JPRK Mahfud, Masykuri memimpin doa sebelum ikut bergerak memasuki hutan di lereng Wilis. Sebelum berangkat, Masykuri mengingatkan kepada anggota tim ekspedisi agar bisa menjaga diri selama melakukan perjalanan.

“Tujuan kita baik. Berusaha mendapatkan dan menggali pengetahuan tentang gunung agar bisa bermanfaat bagi anak cucu. Karena itu jangan kotori dengan sikap buruk terhadap alam,” ingatnya.

Sementara, Mahfud, dalam sambutan singkatnya menyebut tujuan ekspedisi adalah untuk mengumpulkan data-data tentang Gunung Wilis. Sebab, selama ini masih sedikit literasi atau catatan tentang monumen alam ini.

“Kami berharap sedikit upaya kita ini mampu menjadi sumbangsih bagi generasi yang akan datang. Agar bisa menjadi literasi yang bisa membuka pengetahuan tentang gunung ini,” ucap Mahfud.

Tim Ekspedisi Wilis I akan melakukan pendakian selama dua hari. Mereka akan memetakan dan mencatat apa saja yang mereka temui selama perjalanan. Selain beranggotakan para pendaki, tim juga disertai penunjuk arah dari warga lokal.

(rk/rq/die/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia