Kamis, 13 Dec 2018
radarkediri
icon-featured
Hukum & Kriminal

Ibu yang Membuang Bayinya Terancam 15 Tahun Penjara

10 November 2018, 14: 14: 45 WIB | editor : Adi Nugroho

maya pembuang bayi

TEGA: Maya Iranawati, tersangka pembuang bayi. (Polres Kediri For RadarKediri.JawaPos.com)

KEDIRI KABUPATEN – Terungkapnya ibu pembuang bayinya di Desa Sumberejo, Pare, membuat nasib sang bayi lebih terang. Sebab, pihak keluarga ibu bayi tetap bersedia merawat. Polisi pun bakal menyerahkannya sesegera mungkin. Setelah kondisi sang bayi dinyatakan siap oleh pihak rumah sakit.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan Jawa Pos Radar Kediri, hingga kemarin bayi perempuan tersebut masih mendapatkan perawatan di RSUD Pare. Sebab, saat ditemukan pada Kamis (8/11) kondisinya tak terlalu bagus. Selain demam juga mengalami dehidrasi.

“Pasti nantinya akan dikembalikan kepada kedua orang tua Maya,” terang Kanitpidum Satreskrim Polres Kediri Iptu Roni Robi Harsono.

Pihak polisi, menurut Roni, sudah mendatangi keluarga ibu pembuang bayi. Polisi meminta kepastian mengenai nasib sang bayi. Dari informasi yang diperoleh, keluarga Maya, ibu pembuang bayi, menghendaki merawat bayi tersebut.

Namun, untuk penyerahan bayi kepada pihak keluarga belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Polisi masih menunggu kondisi bayi tersebut berangsur membaik terlebih dahulu.

DIRAWAT: Bayi yang dibuang oleh ibunya.

DIRAWAT: Bayi yang dibuang oleh ibunya. (HABIBAH ANISA - RadarKediri.JawaPos.com)

Sementara itu, proses hukum kasus pembuangan bayi itu masih berlanjut. Polisi melakukannya sesuai prosedur yang ada. Saat ini mereka terus memeriksa secara intensif pada ibu bayi, Maya Iranawati. Wanita berusia 34 tahun warga Dusun Katang, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem itu hingga kemarin masih berada di kantor polisi.

Menurut Roni, wanita tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Membuang bayinya sendiri. Dia dianggap melanggar Pasal 76 B UU No 35 Tahun 2014 perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Dengan maksimal (hukuman) lima belas tahun penjara,” terang Roni.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di Jalan Gereja, Sambirejo, menemukan bayi perempuan berusia empat hari. Bayi itu berada di dalam kotak kardus. Kotak itu diletakkan di depan rumah Jajar, 58. Saat ditemukan suhu badan bayi itu mencapai 40 derajat Celsius.

Setelah medapatkan perawatan, bayi dengan berat 2 kilogram itu mulai berangsur membaik. Sedangkan enam jam kemudian, Kamis (8/11) sekitar pukul 12.00 WIB, Maya berhasil diamankan oleh anggota unit reskrim Polres Kediri.

(rk/baz/die/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia