Senin, 19 Nov 2018
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Panjat Pohon, Warga Pagu Tewas Tersengat Listrik

Jumat, 09 Nov 2018 11:22 | editor : Adi Nugroho

tersengat listrik

NAHAS: Petugas bersama dengan warga ketika sedang mengevakuasi korban. (HUMAS POLSEK PAGU for RadarKediri.JawaPos.com)

KEDIRI KABUPATEN – Nahas nian nasib Sanusin, 60, warga Dusun Kandangan, Desa/Kecamatan Pagu. Niatnya merapikan pohon matoa justru menyebabkan meregang nyawa.

Sanusin ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa tergantung di atas pohon pada Selasa malam (6/11). “Korban meninggal seketika setelah tersengat listrik,” ujar Kasihumas Polsek Pagu Bripka Erwan Subagio.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Kali pertama yang menemukan jasadnya adalah Agus, 35, anak Sanusin. Agus melihat ayahnya dalam keadaan tersangkut pohon. Namun, sudah tidak bergerak.

Melihat ayahnya sudah dalam keadaan tidak bernyawa, Agus segera meminta pertolongan kepada warga. Tak lama kemudian, setelah dilaporkan. Petugas Polsek Pagu datang ke lokasi kejadian.

“Namun untuk melakukan pemeriksaan, kami memerlukan waktu untuk menurunkan korban,” imbuh Erwan.

Dia menjelaskan, untuk menurukan Sanusin petugas polsek dibantu oleh petugas PLN dan warga yang berada di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, di tubuh Sanusin tidak ada tanda tanda penganiayaan.

“Hanya saja terdapat luka pada ibu jari tangan, dan telapak tangan terdapat luka bakar. Selain itu dada dan kaku sebelah kanan terdapat luka lecet,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan Jawa Pos Radar Kediri, sebelum kejadian sekitar pukul 20.40 WIB, Sanusin pamit kepada anaknya untuk memotong dahan pohon matoa. Waktu itu, dengan menggunakan gergaji. Sanusin dipastikan meninggal tersengat listrik. Pihak keluarganya langsung memakamkan.

(rk/rq/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia