Senin, 19 Nov 2018
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Pelanggar tanpa Helm Meningkat 265 Persen

Rabu, 07 Nov 2018 13:21 | editor : Adi Nugroho

operasi lalin

BIAR TERTIB: Operasi Zebra yang dilakukan Satlantas Polres Kediri. (HABIBAH ANISA - RadarKediri.JawaPos.com)

KEDIRI KABUPATEN - Kesadaran safety riding di Kediri masih rendah. Ini terlihat dari meningkatnya jumlah pelanggar lalu lintas (lalin) yang tidak menggunakan helm. Kenaikannya cukup drastis. Hingga mencapai 265 persen jika dibanding Oktober tahun lalu.

“Oktober tahun ini ada 909 pelanggar tidak menggunakan helm,” ujar Kasatlantas Polres Kediri AKP Ris Andrian Yudho Nugroho kepada Jawa Pos Radar Kediri kemarin siang (5/11).

Sedangkan pada Oktober 2017 hanya ada 249 kasus. Besarnya selisih hingga 660 kasus itu, menurut Andrian, terjadi karena semakin banyaknya pengendara yang kurang memperhatikan aspek keselamatan. Padahal helm adalah salah satu sarana penting menunjang keselamatan berlalu-lintas. “Meskipun begitu, aspek keselamatan lain dalam berkendara tetap harus diperhatikan,” tuturnya.

Andrian menambahkan, kesadaran safety riding harus dibudayakan mulai di lingkungan keluarga. “Jauh atau dekat jaraknya, kapan pun berkendara pastikan menggunakan helm,” tegasnya.

Selain tanpa helm, ada pula pelanggar yang tidak membawa surat-surat berkendara. Utamanya surat izin mengemudi (SIM) maupun surat tanda nomor kendaraan (STNK). Angka pelanggarannya cukup tinggi. Mencapai 1.504 kasus pada Oktober tahun ini.

Namun jika dibanding Oktober tahun lalu ada penurunan. Pada Oktober 2017, ada 1.846 kasus. Itu artinya ada tren penurunan 18,5 persen. Sementara untuk pelanggaran markah dan rambu jalan serta kelengkapan kendaraan juga menurun. Untuk pelanggaran markah dan rambu jalan pada Oktober tahun lalu ada 193 kasus, sedangkan tahun ini hanya 58 kasus. “Menurun sekitar 69,9 persen,” kata Andrian.

Untuk pelanggar kelengkapan pengendara, Oktober tahun lalu ada 106 kasus. Sedangkan pada bulan yang sama tahun ini hanya 87 kasus. Menurut Andrian, dengan Operasi Zebra diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat. “Saya rasa karena sosialisasinya masif, hasilnya efektif,” pungkasnya.

Pelanggaran Lalu Lintas pada Oktober 2017-2018 

Jenis                               2017            2018            Persentase

Tanpa helm                         249             909               265,05

Surat tak lengkap               1.846          1.504              18,53

Markah dan rambu                193             58                 69,95

Kelengkapan kendaraan        106             87                 17,92

(rk/rq/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia