Rabu, 21 Nov 2018
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Curi HP, Pengendara Ojek Online Disidang

Rabu, 07 Nov 2018 13:09 | editor : Adi Nugroho

sidang pencurian

TERDAKWA: Petugas kejaksaan membawa Sudiono ke sel tahanan sementara setelah mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri. (IQBAL SYAHRONI - RadarKediri.JawaPos.com)

KEDIRI KABUPATEN – Sidang perdana kasus pencurian telepon seluler (ponsel) dengan terdakwa Sudiono, 68, warga Desa/Kecamatan Papar, menghadirkan saksi korban, kemarin. Dia adalah M. Arif Saefudin, 24, warga Dusun Jabanglor, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen.

Keterangannya mengungkap bahwa ponsel-nya diambil Sudiono pada Kamis (6/9) sekitar pukul 03.00 dini hari. Arif bersaksi di hadapan majelis hakim yang dipimpin Wiryatmo Lukito Totok di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri. “Saat itu saya dan dua teman melekan di teras rumah. Kedua teman saya tertidur,” ujarnya.

Arif sedang mendengarkan musik dari ponsel Samsung J2 Prime yang diletakkan dekat telinganya. Dia tiduran di kursi teras. Tiba-tiba secara perlahan ia merasakan suara musik memudar dan menjauh. Saat itulah ia terbangun dan melihat seseorang tak dikenal memasuki teras dan mengambil gawainya.

Kaget, Arif berteriak dan membangunkan dua temannya. Mereka langsung mengejar Sudiono dan menangkapnya. Mendengarkan kesaksian itu, Sudiono menerimanya.

Ketika ditanya hakim, mengapa bisa sampai di Kecamatan Semen, Sudiono yang driver ojek online mengaku, hendak pulang sehabis mengantar penumpangnya di dekat tempat kejadian perkara (TKP). Sudiono menambahkan, kabur dengan berlari karena tak sempat menyalakan mesin motornya. Sementara, Arif terburu berteriak sembari berlari mengejarnya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ichwan Kabalmay mengatakan, terdakwa dikenai pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. “Karena dilakukannya pada malam hari,” imbuhnya.

(rk/baz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia