Sabtu, 20 Apr 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Total Pelamar Seleksi CPNS di Kabupaten Kediri Capai 7.650 Orang

18 Oktober 2018, 16: 40: 04 WIB | editor : Adi Nugroho

cpns

FINALISASI: Verifikator tahap II dari BKD Kabupaten Kediri sedang melakukan finalisasi data pelamar CPNS. (ANDHIKA ATTAR - RadarKediri.JawaPos.com)

KEDIRI KABUPATEN - Proses verifikasi tahap pertama seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini telah dirampungkan kemarin (17/10). Meski begitu, hal ini bukan berarti data pelamar sudah bisa diumumkan. Pasalnya, masih ada tahapan lanjutan lagi.

“Sekarang sedang kita proses untuk dilakukan finalisasi oleh verifikator tahap II,” ujar Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri Sukadi kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Lebih lanjut, ia mengatakan, pendaftaran seleksi aparatur sipil negara (ASN) tersebut telah ditutup pada Senin lalu (15/10). Total pelamar yang mendaftar dalam seleksi di Kabupaten Kediri mencapai 7.650 orang.

Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan oleh koran ini, data pelamar yang terverifikasi tersebut akan dilakukan entry data terlebih dahulu melalui aplikasi sscn.bkn satu per satu.

Sementara itu, batas akhir dari jadwal verifikasi berkas lamaran calon ASN tersebut adalah pada 20 Oktober 2018. Ini sesuai dengan surat kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Kita akan berupaya keras agar bisa menyelesaikannya sebelum batas waktu yang ditetapkan,” terang Sukadi.

Berdasarkan keterangannya, jumlah pelamar paling banyak ada pada formasi bidan. Jumlahnya mencapai 1.437 pelamar. Padahal, dalam formasi bidan yang dibuka oleh BKD Kabupaten Kediri hanya membutuhkan 17 orang saja.

Formasi bidan tersebut dibagi untuk RSUD Pare dan RSUD SLG. Rinciannya adalah sebanyak 13 formasi untuk bidan di RSUD SLG. Sedangkan empat sisanya untuk RSUD Pare.

Selanjutnya, formasi dengan jumlah pelamar terbanyak kedua adalah penyuluh pertanian. Adapun jumlahnya sebanyak 539 pelamar. Sedangkan jumlah formasi yang disediakan hanya untuk 20 orang.

Dari jumlah 20 formasi itu pun masih dibagi sama rata untuk penyuluh pertanian ahli pertama dan penyuluh pertanian terampil. Kedua formasi ini diproyeksikan untuk Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri.

Menghadapi tahapan seleksi CPNS yang sedang berjalan ini, BKD se-Jawa Timur telah berkumpul untuk koordinasi terkait pelaksanaan tes. “Salah satu acaranya adalah penandatanganan perjanjian kerja sama pelaksanaan seleksi CPNS dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN,” beber Sukadi.

Pada pertemuan sebelumnya disampaikan bahwa jumlah komputer yang disediakan BKN 300 – 400 unit. Ditanya apakah dalam rapat juga membahas kepastian jumlah komputer, Sukadi menyanggahnya. Ia menegaskan, pertemuan tersebut terkait kerja sama antara pusat dan daerah.

Untuk diketahui, pelamar yang telah menyusulkan berkas akreditasi prodi tidak langsung diproses oleh tim verifikator BKD Kabupaten Kediri. Berkas yang disusulkan itu akan diverifikasi belakangan. Pasalnya, tim verifikator masih melanjutkan memproses data yang telah masuk dan diunduh BKD Kabupaten Kediri. “Jika harus diverifikasi bersamaan dengan data pelamar yang masuk sekarang maka akan menyulitkan tim verifikator,” katanya.

Pendaftaran CPNS Kabupaten Kediri

Total Pelamar                7.650 orang

Verifikasi Tahap I                   7.650 orang

Formasi Paling Diminati

Bidan

Kebutuhan                     Pelamar                         

13 orang                        1.437 orang

Penyuluh Pertanian

Kebutuhan                     Pelamar

20 orang                        539 orang

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia