Jumat, 16 Nov 2018
radarkediri
icon featured
PERSEDIKAB
2 Persedikab v Lamongan FC 2

Persedikab Grogi Lawan Lamongan FC

Kamis, 16 Aug 2018 18:10 | editor : Adi Nugroho

persedikab

AYO MENANG: Pemain Persedikab saat bertanding. (DIDIN SAPUTRO – JawaPos.com/RadarKediri)

KEDIRI KABUPATEN - Persedikab harus puas dengan raihan 1 poin saat pertandingan perdana melawan Lamongan FC di babak 16 besar Liga 3 Jatim kemarin sore. Pasalnya, pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo itu, Bledug Kelud ditahan imbang oleh tim asal Kota Lele tersebut.

Meski telah menampilkan permainan maksimal, Dewi Fortuna belum berpihak pada skuad Persedikab. Banyak peluang yang tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Hal ini pun disayangkan oleh pelatih Bambang Drajat. Menurutnya pertandingan perdana kemarin mereka sebenarnya sangat berpeluang untuk menang.

 “Sayang sekali skor hari ini (Kemarin, Red) imbang, belum rezeki Persedikab,” ujarnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kediri usai pertandingan.

Bambang Drajat menyampaikan bahwa sebenarnya peluang anak asuhnya itu sangat banyak. Namun dalam hal eksekusi akhir masih lemah. Namun dari sisi lainya, Persedikab sudah menampilkan permainan yang apik. Tendangan jitu yang mengarah ke gawang pun kerap dilancarkan oleh Khanafi dan kawan-kawan.

Salah satu faktor lemahnya eksekusi tersebut adalah soal mental bertanding. Beberapa pemain masih grogi pada laga perdana. Hal ini menjadi momok bagi pemain yang sudah lama istirahat kemudian bertanding di stadion milik lawan. Tentunya itu membutuhkan sedikit adaptasi di awal-awal pertandingan.

“Pastinya kalau sedikit grogi ada, apalagi anak-anak yang jarang bermain di stadion lawan,” sahutnya.

Dalam pertandingan melawan Lamongan FC kemarin, di babak pertama Persedikab sudah mulai menguasai permainan. Terutama di 10 menit pertama. Itu terbukti dari beberapa kali peluang yang tercipta. Namun peluang tersebut belum bisa dieksekusi sempurna oleh pemain depan Persedikab. Kuatnya pertahanan lawan menjadi salah satu alasan belum terciptanya gol sampai pertengahan babak pertama.

Peluang yang dihasilkan Persedikab tak lain karena hasil kerjasama tim yang bagus. Terutama mengandalkan 2 pemain sayap Krisna Bayu dan Putra Maulana yang terkenal akan kecepatan.

Serangan Persedikab baru bisa membuahkan gol pada menit ke-19. Itu hasil sontekan M. Khanafi. Dia mampu memanfaatkan bola rebound.

Unggul 1-0 membuat tim kebanggan Kabupaten Kediri tersebut lebih mendominasi permainan. Namun dominasi permainan itu justru membuat Persedikab lengah, terbukti pada menit 31 Lamongan FC mampu mencuri poin dari tendangan Riski Putro Utomo.

Pada babak kedua, kembali Persedikab menampilkan permainan apiknya. Namun lagi-lagi peluang yang tercipta belum bisa dimanfaatkan maksimal. Justru pada menit 65, gol diciptakan oleh Lamongan FC. Kali ini dari kaki Thoriq Al Mundir yang tidak bisa dihalau kiper Jaya Kusuma.

Tertinggal satu angka, membuat asuhan Bambang Drajat meningkatkan pola serang. Hasilnya, pada menit ke-85 mereka bisa menyamakan kedudukan. Melalui gol heading Riky Febri. Memanfaatkan bola hasil tendangan pojok.

Skor imbang bertahan hingga pertandingan usai. Dari pertandingan ini, tentunya Bambang Drajat akan melakukan evaluasi pada timnya. Terutama saat melakukan eksekusi peluang. Hal ini juga untuk mempersiapkan pertandingan selanjutnya melawan tuan rumah Deltras Sidoarjo yang akan berlangsung pada Sabtu (18/8).

(rk/fiz/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia