Senin, 19 Nov 2018
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI
1 PERSINGA V PERSIK 1

Gagal Raih 3 Poin karena Lengah

Minggu, 29 Jul 2018 18:37 | editor : Adi Nugroho

SATU POIN: Pertandingan Persik (kuning) melawan Persinga, kemarin.

SATU POIN: Pertandingan Persik (kuning) melawan Persinga, kemarin. (JP Radar Ngawi)

KEDIRI KOTA - Hasrat Persik meraih poin penuh di kandang Persinga Ngawi gagal terwujud. Mendominasi permainan, skuad Macan Putih akhirnya harus puas membawa pulang satu poin. Setelah mereka bermain imbang 1-1 dalam pertandingan di Stadion Ketonggo, Kabupaten Ngawi, kemarin sore.

Bahkan, Persik harus kebobolan terlebih dahulu. Setelah pada pertengahan babak pertama gawang Persik dijebol pemain Persinga Haris Yudha. Namun, Galih Akbar mampu menyelamatkan muka Persik melalui golnya di menit 80.

Hasil imbang tersebut merupakan kali kedua bagi Persik. Yang diperoleh secara berurutan. Imbang pertama kali dicapai ketika mereka menghadapi tuan rumah PSBK Kota Blitar dengan skor kacamata. Sedangkan di pertandingan pertama, Persik berhasil meraih poin penuh setelah mengalahkan Madiun Putra FC dengan skor 2-0 di Stadion Brawijaya Kediri. Kini, Persik mengantongi lima poin. Hasil dari sekali menang dan dua kali bermain imbang.

Pelatih Persik Alfiat mengaku hasil kemarin memang tak sesuai harapan. Mereka tak bisa membawa pulang tiga poin. Meskipun demikian Alfiat merasa puas dengan keberhasilan timnya tidak kalah itu. Apalagi dari sisi permainan Persik lebih unggul.

“Sebenarnya ball possession kami lebih menguasai,” ujar Alfiat.

Sayangnya, kendala penyelesaian akhir masih membelit skuad Macan Putih. Dan, finishing itulah yang juga terlihat di pertandingan sebelumnya. Khususnya saat laga tandang.

Pertandingan kemarin sangat menguras tenaga pemain Persik Kediri. Sebab, lawan memeragakan permainan cepat dan keras. Status sebagai tuan rumah membuat Persinga benar-benar ngotot.

Beruntung, dari sisi penguasaan bola, tim asuhan Alfiat relatif bagus. Kedisiplinan bermain dipertontonkan pemain Macan Putih sepanjang pertandingan. Sayangnya, satu kesalahan membuat mereka kebobolan di pertengahan babak pertama.

“Anak-anak mainya sudah bagus, namun pada babak pertama pada lini belakang terjadi kesalahan passing,” aku Alfiat.

Memang, gol Persinga bermula dari kesalahan pemain belakang Persik. Yang melakukan kesalahan umpan. Kesalahan itu langsung dimanfaatkan oleh pemain tuan rumah. Mereka langsung melakukan penetrasi dan menekan pertahanan Persik. Hingga berujung pada gol oleh Haris Yudha.

Tertinggal 0-1, membuat pemain Macan Putih tersentak. Mereka berusaha keras menekan pertahanan lawan. Berusaha membalas untuk mencetak gol. Namun, ketatnya pertahanan lawan jadi batu sandungan. Aksi kiper Persinga Junaidi mementahkan beberapa peluang Persik. Ditambah dengan lemahnya finishing pemain depan membuat upaya Persik itu tak kunjung berhasil hingga peluit babak pertama ditiup wasit.  

“Kiper Persinga sering melakukan penyelamatan baik dari tendangan dan heading anak-anak,” terang Alfiat.

Pada babak kedua permainan Persik semakin agresif. Hingga Galih Akbar mampu menjebol jaring Persinga pada menit ke-80. Skor 1-1 bertahan hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan wasit.

“Alhamdulillah kami syukuri.  Yang penting hasilnya draw. Dan anak-anak sudah bekerja keras,” sambungnya.

Alfiat menyampaikan bahwa penguasaan bola pemainya dirasa sudah bagus. yang digarisbawahi dan menjadi catatannya adalah penyelesaian akhir. Finishing pemain depan dinilai Alfiat masih kurang maksimal. Itu yang akan dibenahi oleh pelatih asli Kabupaten Kediri tersebut.

(rk/rq/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia