Kamis, 21 Feb 2019
radarkediri
icon featured
Sportainment

Semifinal Kompetisi Internal Berlangsung Serentak

01 Desember 2017, 15: 51: 32 WIB | editor : Adi Nugroho

internal pssi - radar kediri

YANG TERBAIK: Gidion Fendi dkk akan berlaga di babak semifinal. (RINO HAYYU SETYO – RadarKediri/JawaPos.com)

KEDIRI - Hari ini tim mana yang bakal berlaga di babak puncak kompetisi internal PSSI Kabupaten Kediri bakal muncul. Kemungkinannya, dua dari empat tim semifinalis yang bakal bermain hari ini. Triple’S melawan Semen FC dan Remtar  Bogo menghadapi Joyoboyo FC. Tentu saja, dua pemenang yang akan bermain di partai final nanti.

Semua semifinalis berambisi menjadi juara. Termasuk Triple’S. Agar impian itu terpenuhi mereka harus terlebih dulu mengeliminasi Semen FC. Pertanyaannya, mampukah?

Triple’S punya modal lebih dibanding lawannya. Tahun lalu mereka adalah finalis. Sayangnya tim yang dilatih Heru Setiyono ini gagal menang ketika berlaga di partai puncak. Nah, kali ini tentu mereka, setidaknya, ingin mengulang memori tersebut. “Kami akan berusaha masuk (final,red) lagi,” terang Heru kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Target tersebut, lanjut Heru, diharapkan bisa memompa semangat para pemainnya. Agar mencurahkan semua kemampuan saat melawan Semen FC nanti.

Hingga babak semifinal ini, Triple’S belum tersentuh kekalahan. Mereka menyapu bersih pertandingan babak penyisihan. Demikian pula saat babak delapan besar. Triple’S menyingkirkan Putra Brawijaya. Total, sudah empat pertandingan mereka lakukan, empat-empatnya berakhir dengan kemenangan.

Kemenangan di babak delapan besar juga perlu  mendapat catatan khusus. Sebab, saat itu mereka justru tak diperkuat tiga pilarnya. Gidion Fendi, Wahyu Wijanarko, dan Guruh. Ketiga pemain itu tidak bisa bergabung dalam tim. Penyebabnya, pada saat bersamaan mereka ada tugas kuliah. Sehingga terpaksa tidak bisa bermain.

Nah, di babak semifinal ini Heru berharap tiga pemainnya itu bisa kembali merumput di Lapangan Tugurejo, lokasi semifinal. “(Pertandingan) ini sangat menentukan nasib Triple’S. Antara ke final atau tidak,” ungkap Heru.

Rencananya, ia akan tetap menggunakan formasi 4-3-2-1 untuk melawan Semen FC. Heru menganggap tim yang dilatih Danang Dwi Cahyono itu cukup berat. Tim lawannya itu punya kecepatan di kedua sayap. Bahkan, Semen FC berhasil mengalahkan Gagak Rimang. Padahal Gagak Rimang adalah juara kompetisi internal tahun lalu. Atau tim yang mengalahkan Triple’S di final tahun lalu.

Heru menyebut jika Semen FC sebagai tim kuda hitam. Tahun lalu mereka masih berada di Divisi 1 PSSI Kabupaten Kediri. “Lumayan bagus pemainnya. Tapi kami optimistis bisa menang,” imbuhnya.

Sementara itu, dari kubu Semen FC, optimisme juga menjulang. Pelatihnya, Danang, menegaskan Semen FC siap menghadapi  Triple’S.

Menurutnya, pertandingan ini menjadi sangat penting. Partai semifinal akan menentukan langkah tim selanjutnya. Apakah bisa mengalahkan skuad Triple’S yang menjadi momok semua tim internal di Kabupaten Kediri.

Kini ia harus menggunakan skema 4-4-2 untuk menyiapkan laga tersebut. Ia mengakui memang belum terbiasa memasang empat gelandang. Positifnya, lanjut Danang, dengan menambah satu gelandang maka akan semakin bisa menguasai lapangan tengah. Dan menguasai bola lebih banyak dari lawan.

“Siap tarung. Dan semoga bisa menampilkan yang terbaik,” kata pelatih yang berdinas di Polsek Pagu ini.

(rk/noe/die/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia