Jumat, 18 Jan 2019
radarkediri
icon-featured
Cerbung
Mpu Gama 47

Enggan Teruskan Pengabdian ke Raja

08 September 2017, 09: 30: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Enggan Teruskan Pengabdian ke Raja

“Sri Maharaja Jayanagara mengungkapkan amarah dengan bersumpah akan menumpas habis Mahapatih Mangkubhumi Arya Nambi dengan tangannya sendiri”

Keberangkatan Sri Baginda Maharaja Jayanagara dari kutaraja Wilwatikta ke Lamajang, menurut kabar, adalah untuk menghancur-binasakan Mahapatih Mangkubhumi Arya Nambi beserta semua sekutunya yang sedang menyusun kekuatan untuk memberontak terhadap kekuatan dan kekuasaan Wilwatikta.

Hasrat keinginan Sri Baginda Maharaja untuk menghancur-binasakan Mahapatih Mangkubhumi Arya Nambi beserta kawan-kawannya, dilatari oleh laporan Dyah Halayudha setelah kembali dari Lamajang.

Dengan cerita yang sangat meyakinkan, Dyah Halayudha menuturkan bagaimana Mahapatih Mangkubhumi Arya Nambi enggan untuk kembali ke Wilwatikta sebagai perdana menteri Sri Baginda Maharaja Jayanagara. 

Mahapatih Mangkubhumi Arya Nambi dan para sahabatnya yang mengabdi sebagai prajurit sejak jaman Sri Prabhu Kertanegara, enggan meneruskan pengabdian kepada maharaja keturunan Suwarnabhumi.

Sri Baginda Maharaja Jayanagara yang sejak awal sudah diracuni oleh pandangan tentang keberadaannya sebagai keturunan Suwarnabhumi oleh Dyah Halayudha, sangat peka dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan Wilwatikta sebagai kelanjutan dari Singhasari.

Atas alasan itu, dua orang adik perempuannya lain ibu – Dyah Gitarja Nararya Tribhuwana dengan Dyah Wiyat Nararya Rajadewi puteri dari Dyah Gayatri Sri Rajapatni – sesudah dianugerahi gelar Bhre Daha dan Bhre Kahuripan, keduanya diharuskan tinggal di Puri Kedhaton Wilwatikta dalam pengawasan yang ketat dari para pengawal bala pangalasan baru yang ditunjuk maharaja.

Begitulah laporan Dyah Halayudha tentang persiapan Mahapatih Mangkubhumi Arya Nambi beserta kawan-kawannya untuk memberontak terhadap kekuasaan Wilwatikta  karena kesetiaan terhadap Singhasari segera menyulut amarah Sri Baginda Maharaja Jayanagara.

Tanpa menggunakan pertimbangan akal sehat, Sri Maharaja Jayanagara mengungkapkan amarah dengan bersumpah akan menumpas habis Mahapatih Mangkubhumi Arya Nambi beserta sahabat-sahabatnya dengan tangannya sendiri.  (bersambung)

(rk/*/die/JPR)

Alur Cerita Berita

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia