Pawai Kelulusan SMA Bikin Resah Warga

KEDIRI KABUPATEN- Meski dilarang, ratusan siswa dari sejumlah sekolah di Kabupaten Kediri tetap saja merayakan pesta kelulusan mereka di jalan. Seperti yang tampak di area Simpang Lima Gumul (SLG), kemarin (2/5). Tak hanya melakukan pawai, sebagian anak juga sempat melakukan aksi corat-coret di sana. Bahkan, kerumunan siswa nyaris terlibat tawuran.

 

Tentu saja kondisi tersebut membuat sejumlah pengunjung SLG tidk nyaman. Salah satu yang merasakannya adalah Candra Nurcahya, 35, warga Desa Menang, Pagu. Bersama isterinya, ia berniat refreshing di area tersebut. Namun, kerumunan siswa SMA mendadak datang dengan ratusan sepeda motor.

Setelah menggeber-geber motor dan menimbulkan kebisingan, mereka pun memarkir kendaraan mereka di sekitar pria yang akrab dipanggil Cahyo tersebut. “Tak lama kemudian datang lagi kerumunan siswa dari SMA lain,”ujar Cahyo.

Begitu melintas, antara dua kubu siswa tersebut sempat terjadi cekcok. “Mereka sama-sama memarkir kendaraan dan hampir terlibat adu jotos,” ujarnya. Cahyo yang risih pun memeberanikan diri untuk meneriaki dua kubu anak SMA tersebut. “Untungnya mereka mau berhenti dan bubar,”ujar Cahyo.

Cahyo sendiri menyayangkan sikap petugas yang terkesan acuh. Padahal, ulah anak-anak tersebut dinilai meresahkan.  Tidak hanya melakukan pawai, sebagian dari mereka juga menggelar aksi corat-coret di sana.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar