Serahkan Dana Klaim Jaminan Kematian Peserta Askesos

NGANJUK –Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Menggelar penyerahan simbolis pembayaran klaim Jaminan Kematian pada ahli waris peserta Askesos Mandiri Program BPJS Ketenagakerjaan dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Penyerahan secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Nganjuk Taufiqurrahman didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kediri Wahyudi Purwanto disaksikan Menteri Sosial dan pejabat Forpimda Kabupaten Nganjuk pada Minggu (9/4) kemarin di Pendopo Pemkab.Nganjuk.

Wahyudi Purwanto mengatakan, dengan penyerahan dana klaim pada peserta Askesos ini diharapkan seluruh masyarakat bisa mengetahui betapa pentingnya dan manfaatnya untuk ikut serta menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Untuk ahli waris yang meninggal dunia kami berikan Rp 24 juta untuh tanpa dipotong pajak,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut menteri sosial Khofifah Indar Parawansa juga menyalami dan memberikan dorongan moril pada masing-masing ahli waris penerima santunan jaminan kematian.

Wahyudi berharap, dengan program Askesos mandiri BPJS Ketenagakerjaan yang sudah berjalan di Kabupaten Nganjuk bisa di ikuti oleh daerah lain. Sehingga, seluruh masyarakat apapun profesinya terlindungi program dari BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Kabid pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Kediri Rofiul Masyhudi menjelaskan, hanya membayar iuran bulanan sebesar Rp 16.800, pekerja bukan penerima upah terlindungi dua program, kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Biaya perawatan akibat kecelakaan kerja ditanggung, gaji diganti, hingga santunan sebesar 48 kali gaji jika terjadi kematian akibat kecelakaan kerja."Itu masih  ditambah dengan santunan berkala selama 2 tahun, biaya pemakaman dan beasiswa bagi anak yang masih bersekolah,” pungkasnya. (ik1/die)

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar