Kasus Laka Tewas di Ketos Terkatung

KEDIRI KOTA– Lebih tiga minggu, penyelidikan kasus kecelakaan maut di areal Parkir Kediri Town Squre (Ketos) masih belum jelas. Belum ada satu pun penetapan tersangka dari kasus yang menewaskan Kenzie Vistara Nugroho, 2, balita asal Desa Kacangan, Kecamatan Berbek, Nganjuk.

Dalam pemeriksaannya, polisi mengaku sudah memeriksa dua saksi ahli.

Saat dikonfirmasi kemarin siang (3/4) terkait perkembangan kasus balita yang ditabrak mobil Toyota Fortuner oleh Harsono, 39, pengusaha asal Dusun Balong, Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi menerangkan bahwa anggotanya telah memeriksa dua saksi ahli pada hari Jumat lalu (31/3). Kedua saksi ahli yang telah dimintai penjelasan terkait kecelakaan tersebut merupakan pakar hukum dari Universitas Brawijaya (UB) Malang. “Dua pakar telah kami datangkan, ini kurang satu ahli lagi biar ganjil,” terang Anthon.

Anton menambahkan satu saksi ahli yang dalam waktu dekat akan dipanggil pihaknya adalah pakar hukum dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Ketiga saksi ahli perlu kiranya memberikan penjelasan pada tim penyidik Reskrim apakah kelalaian yang menewaskan Kenzie tersebut bisa dikenai pasal pidana atau tidak.

Selain itu, pakar pidana didatangkan agar pihaknya tidak salah dalam menentukan tersangka dalam kasus ini. “Kemungkinan pelakunya nanti bisa dikenakan pasal 359 KUHP tentang kelalaian,” ungkap polisi berpangkat melati dua di pundaknya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar