Hujan dan Ramadan Bisa Picu Inflasi Lagi

KEDIRI KOTA- Setelah mengalami inflasi tinggi, Maret lalu Kota Kediri akhirnya mengalami deflasi. Besarannya sekitar 0,13 persen. Penekan inflasi paling besar ada di komoditas cabai rawit dan bawang merah yang harganya turun drastis.

“Penurunan harga sekitar 32,85 persen,” terang Lulus Haryono, kepala Seksi Statistik dan Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Penurunan harga tersebut memberikan kontribusi deflasi sekitar 0,07 persen. Sepanjang Maret, harga cabai rawit terus turun. Mulai dari Rp 120 ribu per kilogram, Rp 80 ribu, dan terakhir mencapai harga Rp 40 ribu per kg. Ini terjadi secara serempak di kota-kota besar di Jawa Timur.

“Makanya secara kumulatif Jawa Timur juga mengalami deflasi di bulan Maret mencapai 0,09 persen,” tambahnya.

Tidak hanya itu, penekan inflasi lainnya adalah harga telur ayam ras. Harga telur mengalami penurunan sekitar 9,17 persen. Namun kontribusinya tidak lebih tinggi dari cabai rawit. Hanya sekitar 0,05 persen saja.

Sedangkan bawang merah mengalami penurunan harga sekitar 6,62 persen dan memberikan kontribusi lebih rendah lagi. Yaitu sekitar 0,04 persen.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar