Bersembilan, Lancar Menembus Kakbah dalam Umrah Mandiri

Lebih sedikitnya rukun umrah dibanding haji membuat siapa pun jamaah bisa menjalankan umrah berkali-kali selama tinggal di Makkah. Tentu, selama mau dan fisiknya memungkinkan.

 

   Itu pula yang dilakukan sejumlah  jamaah Rameyza kemarin. Kebetulan, tak ada agenda khusus untuk berziarah ke tempat-tempat bersejarah. Jamaah diberi kebebasan untuk memanfaatkan waktu dengan agendanya sendiri. Bisa berbelanja oleh-oleh, bisa berkeliling di sekitar hotel, bisa pula memperbanyak ibadah di Masjidil Haram.

   Nah, inilah yang dimanfaatkan oleh sembilan jamaah untuk melakukan umrah sendiri. Dalam kelompok kecil di luar rombongan. Umrah yang ketiga kali. Berbeda dengan dua umrah pertama yang diagendakan bersama,  kali ini mereka mengambil miqat dari Tan'im. Pada umrah pertama, mereka mengambil miqat dari Bi'r Ali. Sedangkan umrah kedua dari Ji'ranah.

   Usai sarapan, sekitar pukul 08.00, sembilan jamaah yang sudah bersiap-siap sebelumnya itu langsung keluar dari Hotel Mira Ajyad, tempatnya menginap. Menumpang dua taksi, jamaah pria yang sudah memakai baju ihram dan jamaah perempuan yang memakai pakaian serbaputih langsung menuju Masjid Siti Aisyah di Tan'im untuk mengambil miqat. Itu adalah miqat terdekat dari Makkah. Jaraknya hanya sekitar tujuh kilo meter.

   Memancang niat umrah dari masjid tersebut, mereka langsung kembali menuju Makkah  dengan tetap menumpang taksi. Tidak kembali ke hotel, tapi langsung ke Masjidil Haram   untuk melaksanakan rukun umrah berikutnya. Yaitu, tawaf, sa'i, dan diakhiri tahalul. Di sepanjang perjalanan kembali menuju Masjidil Haram itulah mereka terus melafalkan kalimat talbiyah. "Labbaik Allaahumma labbaik.."

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar