Wah, Cabai Impor Mulai Serbu Pasar

KEDIRI KOTA – Cabai impor mulai menyerbu pasar Kota Kediri. Kemarin, sejumlah pedagang memasarkan lombok asal Thailand dan India ini di Pasar Grosir Ngronggo. Padahal, sebelumnya Dinas Perdagangan Provinsi Jatim sempat menarik peredarannya.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, beberapa penjual cabai menawarkannya ke konsumen. Salah satunya, Sri, 40, asal Desa Tugurejo, Ngasem. Dia menyetok sekitar 3 bal cabai kering. Masing-masing beratnya sekitar 3 kilogram (kg).

“Sudah sejak sebulan yang lalu saya kulakan, awalnya cabai Thailand, tapi sekarang cabai dari India,” terangnya saat ditemui di lapaknya, kemarin.

Sri kulakan dari Pasar Jombang dan Nganjuk. Asalnya dari Surabaya. Diduga dari sana sumber cabai-cabai impor tersebut. “Kita dapatnya dari loper ke loper, sepertinya asalnya dari Surabaya,” tambahnya di sela meladeni pembeli.

Menurutnya, cabai impor itu sempat ditarik dari peredaran di Pasar Jombang. Kabarnya, karena petugas mencurigai kandungan cabai dari luar negeri itu. “Tapi ternyata tidak apa-apa, makanya sekarang kita bisa sampai di Kota Kediri lagi,” urai perempuan berambut sebahu tersebut.

Sri biasanya kulakan sekitar 2 kuintal. Cabai besar kering habis dalam 2-3 hari. Sedangkan harganya sekitar Rp 50 ribu – Rp 55 ribu per kilogram. “Lumayan banyak yang beli karena harga cabai lokal kan sekarang masih mahal,” tandasnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar