Ruang Ujian Hanya Terisi Separo Siswa, Lhoh

 

KEDIRI KOTA– Meski kekurangan fasilitas, belasan SMP swasta tetap melaksanakan simulasi kedua ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Kemarin, mereka mengupayakan semampunya dengan sarana seadanya.

“Murid kita memang tidak banyak, tetapi tetap kesulitan mencari laptop untuk ujian,” terang Idrus Asnawi, kepala SMP Islam Terpadu (IT) Bina Insani, kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Makanya, pelaksanaan simulasi di sekolah yang berada di Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto itu terlihat seadanya. Dari 16 meja yang tersedia dalam ruang ujian, hanya delapan unit komputer yang bisa digunakan.

Tiga di antaranya dipinjam dari guru. Sedangkan lima unit pinjam ke siswa. Selebihnya juga pinjam dari siswa, hanya saja tidak bisa terkoneksi internet. “Jadi hari ini hanya delapan unit saja yang berfungsi,” ujarnya.

Total siswa kelas IX SMP IT Bina Insani sebanyak 28 siswa. Makanya simulasi yang digelar sejak pukul 09.00 WIB itu berlangsung sebanyak empat gelombang. Bahkan listrik sempat padam karena tidak kuat menahan beban.

1
2
3
4

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar