Sering Kehujanan? Waspadai Decit di Mobil

Musim hujan kerap kali membuat berkendara menjadi kurang nyaman. Khusus untuk pengguna roda empat, air hujan bisa menjadi masalah pada mobil. Selain menyebabkan kotor, ternyata dapat membuat beberapa bagian mobil mengalami kerusakan. Apa sajakah itu?

 

David Sumarjono, service manager AUTO 2000 Kediri Suharmadji menjelaskan setidaknya ada dua bagian mobil yang berpotensi bermasalah ketika musim hujan. “Keluhan yang paling sering terjadi pada mobil saat hujan adalah bunyi decit. Nah,  bunyi tersebut bisa berasal dari wiper dan juga rem,” jelasnya.

Wiper menjadi bagian penting mobil, namun ketika musim hujan kerap terdengar bunyi decit yang cukup mengganggu. Hal ini bisa disebabkan tumpukan kotoran yang ada di wiper atau link-nya yang sudah aus. “Jika hanya tersumbat kotoran maka kita biasanya bersihkan dan pasang kembali, namun jika sudah aus maka kita sarankan untuk diganti,” kata pria 32 tahun itu.

Selain wiper, rem juga kerap mengeluarkan bunyi decitan ketika musim hujan. Bunyi ini biasanya disebabkan oleh kotoran dan pasir yang ikut terbawa air hujan. Menurut David, jika ini yang jadi keluhan, mekanik akan memeriksa dan kemudian membersihkannya. “Performa rem perlu sekali untuk diperhatikan, sebab ini bagian yang mempunyai peran penting untuk safety,” ujarnya.

Oleh karena itu, David menyarankan agar customer, Toyota khususnya agar membawa mobilnya untuk diservis berkala. Servis berkala biasa dilakukan tiap 1.000 kilometer dan juga 10.000 kilometer. Atau jika dihitung dari lama pemakaian biasanya 6 bulan. “Selain kesadaran si pemilik mobil, kami dari bengkel AUTO 2000 juga memiliki sistem untuk mengingatkan pemilik saat waktunya servis,” tandasnya. (ik7/die)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar